Laporkan Masalah

Keterlibatan pengusaha lokal dalam pemilihan Walikota Tidore Kepulauan 2005

ADAM, Abbas, Drs. Haryanto, MA

2006 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Politik Lokal dan Otonomi Daerah)

Rakyat pemilih sebagai salah satu pilar dalam proses pemilihan kepala daerah langsung, mempunyai hak suara yang otonom sebagai ekspresi dari kedaulatan rakyat. Namun masuknya para pengusaha (kapitalis) dalam proses pilkada langsung, baik sebagai penyandang dana dan fasilitas kepada kandidat tertentu maupun sebagai kandidat kepala daerah atau wakil kepala daerah mempunyai implikasi terhadap pilihan politik rakyat, karena dipengaruhi oleh distribusi meteriil. Dalam realitas politik, pemilihan langsung Walikota Tidore Kepulauan tahun 2005 tidak bisa dipungkiri adanya hal tersebut. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses keterlibatan para pengusaha dalam pemilihan langsung Walikota Tidore Kepulauan 2005, dan dampaknya terhadap dinamika demokrasi lokal, sehingga dapat diperoleh gambaran tentang eksistensi pengusaha dalam dinamika demokrasi lokal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan data, teknik yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dengan aktor-aktor kunci, studi dokumntasi dan kepustakaan, kemudian data tersebut dianalisis dengan langkah-langkah ; mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dari segi momentum, keterlibatan para pengusaha dalam memberikan dukungan kepada para kandidat Walikota Tidore Kepulauan 2005, dapat memanfaatkan peluang pentahapan pilkada. Melibatkan para pengusaha adalah pilihan rasional kandidat untuk memenuhi kepentingannya, dengan menggunakan strategi ; Komunikasi langsung dengan para pengusaha secara individual, komunikasi secara kolektif, untuk membicarakan kepentingan kedua pihak yang bersifat mutualistik, pendekatan melalui partai, pendekatan etnis dan kekeluargaan. Pengusaha terlibat untuk memberikan dukungan kepada kandidat Walikota adalah dengan cara langsung kepada kandidat, melalui kandidat Wakil Walikota, melalui kelompok etnis dan partai politik. Dampak dari keterlibatan para pengusaha lokal dalam memberikan dukungan dana dan fasilitas kepada para kandidat Walikota Tidore Kepulauan 2005 dapat mempengaruhi kecenderungan para pemilih, sehingga pilihan yang otonom dengan hati nurani dari rakyat pemilih terjadi distorsi. Realitas menunjukkan bahwa dukungan para pengusaha kepada Walikota terpilih dengan mengharapkan sistem balas jasa, mempunyai implikasi buruk terhadap pengambilan kebijakan oleh Walikota terutama dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Oleh karena itu, harus ada regulasi yang mengatur tentang mekanisme keterlibatan pengusaha, pengawasan dan sistem sanksi yang tegas, agar menjamin transparansi jumlah pengusaha yang terlibat, besarnya jumlah bantuan dana dan fasilitas, serta penggunaan dana tersebut, agar menghindari terjadinya politik uang yang dapat mengingkari kemurnian kehendak rakyat serta mendorong kebijakan Walikota yang berpihak kepada rakyat.

Voters as one of fundament in regional head’s direct election (pilkada) have voting right autonomously as expression of people sovereignty. Yet the entrance of entrepreneurs (as capitalist force), either as financial and facilities contributor toward a certain candidate or as a regional head candidate or assistant of regional head, has implication to people’s political choice because the influence of material distribution. In political reality, the condition colors mayor’s direct election of Tidore Kepulauan (Tidore Islands) 2005. The goal of this research is to know the involvement process of entrepreneurs in mayor’s direct election of Tidore Kepulauan and its implication toward the dynamics of local democracy, so the writer gets a description of entrepreneurs’ existence in local democracy dynamics. The research uses a qualitative-descriptive one. For data collecting, the writer uses observation, interview with some key-actors, and documentary and library studies. Then, the following steps analyze the data: reducing data, performing data, and conclusion. According to the result of the research, from the momentum side, the involvement of the entrepreneurs in giving contributions to the Tidore Kepulauan’s mayor candidates 2005 could use the regional head’s direct election stages. Involving the entrepreneurs was candidates’ rational choice to fulfill their interests. They used the following strategies: having a direct communication with the entrepreneurs individually, a collective communication to discuss their interests mutually, an approach through political parties, and an ethnical and familial approach. The entrepreneurs gave contributions directly to the mayor candidates, through the assistant of the mayor, ethnic and parties. The effect of the above involvement can influence the voters’ tendency, and result the distortion of heart -based- autonomous choice. Reality in the field has showed that the entrepreneurs’ contributions to the chosen mayor have been followed by reciprocal service and have had a bad implication toward the decision making by mayor, especially on some development project’ conduction. According to the findings above, there must be a regulation that manages the mechanism of entrepreneurs’ involvement, the watching, and a hard sanction system, in order to guarantee the transparency of the entrepreneurs-involved-numbers, the numbers of financial and facilities contributions, and the uses of them. It is important to avoid the money politics that can betray the purity of people’s will and to influence the appearance of mayor’ wills that are pro to people.

Kata Kunci : Pemilihan Kepala Daerah,Pengusaha, local entrepreneurs, regional head’s direct election, and mayor

  1. S2-PAS-2006-Abbas_Adam-Abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2006-Abbas_Adam-Bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2006-Abbas_Adam-TableofContent.pdf  
  4. S2-PAS-2006-Abbas_Adam-Title.pdf