Kinerja Badan Diklat Tahun 2004 :: Penelitian pada Badan Diklat Provinsi Kalimantan Tengah
SUYATNO, H, Dra. Ratnawati, SU
2006 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Politik Lokal dan Otonomi Daerah)Undang-udang Nomor 5 tahun 2003 tentang Pemekaran Wilayah Kabupaten di Propinsi Kalimantan Tengah tentunya secara kuantitas maupun kualitas menuntut sumber daya manusia yang handal, pembiayaan yang cukup serta struktur kelembagaan yang benar-benar berfungsi. Penelitian tertarik dengan bagaimana kinerja Badan Pendidikan dan Latihan Propinsi Kalimantan Tengah, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Badan Pendidikan dan Latihan Propinsi Kalimantan Tengah yang menurut LAN pengukuran kinerja dapat dilakukan dengan metode Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP). Untuk penulisan ini data yang diambil adalah interpretasi data-data dari faktor yang mempengaruhi di lapangan, usaha yang digunakan penulis adalah dengan teknik Observasi (pengamatan), interview (wawancara) dan dokumentasi yang didapat dari Badan Pendidikan dan Latihan Propinsi Kalimantan Tengah dan yang ada pada perpustakaan Badan Diklat tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penyelenggaraan pengembangan Sumber Daya Aparatur Pemerintah Daerah di Kalimantan Tengah oleh Badan Pendidikan dan Latihan Propinsi Kalimantan Tengah buruk karena pelaksanaan pendidikan masih terfokus pada satu bidang struktural dan bidang-bidang lainnya hanya sebagai penonton. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Badan Pendidikan dan Latihan Propinsi Kalimantan Tengah adalah Struktur Organisasi dimana pendelegasian wewenang kurang sesuai, pemanfaatan pegawai yang kurang maksimal, pengendalian pegawai tidak baik. Sumber Daya Manusia dari ketersediaan pegawai yang kurang memadai, pendidikan pegawai juga masih perlu ditingkatkan, kemampuan pegawai kurang profesional. Finansial dilihat dari pengalokasiannya tidak merata dan kurang memadai ketersediaan anggaran yang diberikan Badan Pendidikan dan Latihan Propinsi Kalimantah Tengah.
Law No 5, 2003 on developing Regency Area in Central Kalimantan is both quantity or quality certainly demands a reliable human resources, sufficient funding and truly functioned institutional structure. The current research is aimed to find out how performance and the factors influenced the Education and Training Institution, Central Kalimantan Province according to LAN. The performance measurement can be conducted with Government Instance Performance Accountability (Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah/AKIP) method. Data used in the research is data interpretation from the factors which influenced in the field. The method used is observation, interview and documentation obtained from Education and Training Institution, Central Kalimantan Province that found at the library of the institution. The result show that implementation on the human resources development of Area Goverment Apparatus in Central Kalimantan by Education and Training Institution, Central Kalimantan Province is poor since the education implementation was still focused in one structural division and another division just as the spectator. While the factors influenced the performance of Education and Training Institution, Central Kalimantan Province is Organization Structure in which the authority delegation is less appropriate, less maximal use of employee, and unhealthy employee control, less adequate official human resources availability. In addition the official education is also need to improve, less professional official capability, unevenly financial allocation and the less adequate the budget aviability provided to Education and Training Institution, Central Kalimantan Province.
Kata Kunci : Badan Diklat,Kinerja Aparatur, The Work of Bureau, Apparature, Education and Training.