Perilaku pemilih di Kabupaten Sukabumi :: Studi kasus perilaku pemilih pada pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sukabumi secara langsung Tahun 2005 di Kecamatan Pelabuhanratu, Cisaat dan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi
KUSHARTONO, Toto, Dr. I Ketut Putra Erawan, MA
2006 | Tesis | S2 Ilmu Politik (Politik Lokal dan Otonomi Daerah)Selama ini paling tidak ada empat faktor yang mempengaruhi keputusan untuk memilih atau tidak memilih, yaitu: pertama, karakteristik sosial, kedua, identifikasi partai politik, ketiga, orientasi kandidat, dan keempat, orientasi isu. Dalam Pilkada langsung di Kabupaten Sukabumi Tahun 2005, ada dua faktor utama yang mempengaruhi keputusan untuk memilih atau tidak memilih. Pertama, orientasi kandidat, hal ini disebabkan kandidat akan langsung berinteraksi dengan pemilih. Kedua, orientasi isu, dimana isu yang diusung kandidat tidak terlepas dari kondisi sosial ekonomi dimana pemilih tersebut berada. Dalam Pemilu Legislatif Tahun 2004, sebaran suara pemilih di Kabupaten Sukabumi secara dominan masih berada pada partai politik yang sudah besar dan mapan serta memiliki dukungan pemilih yang besar. Sebaran suara pemilih tersebut, menunjukkan perubahan yang cukup “unik†dalam Pilkada secara langsung. Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati yang diusung oleh partai-partai besar yang menang dalam Pemilu legislatif Tahun 2004 kalah oleh pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati yang diusung oleh gabungan partai politik. Dalam Pilkada secara langsung di Kabupaten Sukabumi ada kekhawatiran dari berbagai pihak dengan ancaman tidak netralnya dan kubu-kubuan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Hal ini berkaitan dengan turunnya pejabat eselon II sebagai calon Bupati/Wakil Bupati. Di Kabupaten Sukabumi, masalah kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan dan kondisi goegrafis yang sulit di jangkau, diprediksi akan menjadi “celah†oleh para pasangan calon Bupati/Wakil Bupati untuk mengiming-imingi pemilih dengan imbalan uang atau bentuk lainnya (money politics). Penelitian ini menggunakan metode deskriftip Adapun bentuk dari metode deskriptif yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah survei. Sumber data penelitian berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: observasi, wawancara, angket dan studi pustaka. Unit analisis dalam penelitian ini adalah para pemilih pada Pilkada secara langsung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling, dengan pengambilan sampel secara simple random sampling. Responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah metode Korelasi Spearman Rank (rho). Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa dalam Pilkada secara langsung di Kabupaten Sukabumi Tahun 2004, terdapat hubungan yang cukup kuat antara orientasi kandidat dan orientasi isu dengan perilaku pemilih.
So far at least there are four factors that has been influencing decisions to vote or not to vote, namely: first, social characteristics, second, political party identification, third, candidate orientation, and forth, issue orientation. In Legislative General Election in 2004, the spread of vote in district Sukabumi dominantly still existed in big and established political parties that have been supported by big numbers of constituent. However, this spread of vote showed the unique changes in direct Pilkada. The pair of candidates of the regent and the deputy to regent from big parties that won in the 2004 General Election was defeated by the pair of candidates of the regent and the deputy to regent from combined political parties. There were worries among parties in the direct Pilkada in Sukabumi such as the threat of un-neutrality and grouping from the Social Servants in the district Sukabumi. This was connected to the emergence of second echelon officials as the candidates of regent and deputy to regent. In the district Sukabumi, the problem of poverty, low level of education, and geographic condition that is difficult to reach were predicted to be “opportunities†used by the candidates of regent and deputy to regent to entice the constituents with rewards of money and the like (money politics). This research uses the descriptive method in the form of survey. The data resources come from primary and secondary data sources. And the technique of data collecting used is: observation, interview, questionnaire, and literature study. The unit of analysis in this research is the constituents the direct Pilkada in Sukabumi. The sampling technique used is the cluster random sampling with the sampling method of the simple random sampling. The sample of respondents in this research is 100 persons. The research also uses data analysis technique of the Spearman Rank (rho) of the correlation method. According to the research, it’s showed that there is a sufficient strong correlation between candidates, issue orientation and constituent behaviour.
Kata Kunci : Pemilihan Kepala Daerah,Perilaku Pemilih