Karakteristik dan genesis tanah yang berkembang pada beberapa tipe bentang lahan formasi Karst Gunung Kidul
TAHARU, Dr.Ir. Bambang Hendro S., SU
2006 | Tesis | S2 Ilmu TanahPenelitian tentang tanah di bentang lahan karst di Gunung Kidul dilaksanakan pada subtipe bentang lahan karst Poligonal, Labirinth dan Residual. Subtipe bentang lahan karst Poligonal terletak di desa Giritirto Kecamatan Purwosari, karst Labirinth di Desa Giring Kecamatan Paliyan, karst Residual di Desa Bedoyo Kecamatan Ponjong, Gunung Kidul, Yogyakarta. Sub tipe bentang lahan karst di kawasan ini dikontrol oleh curah hujan, suhu, relief, stratigrafi batuan, ketebalan batuan yang terlarut dan vegetasi. Tujuan penelitian untuk mempelajari karakteristik tanah berdasarkan subtipe bentang lahan karst dan mengklasifikasikan tanahnya menurut sistem USDA (1998). Pada setiap subtipe bentang lahan dibuat 2 profil pewakil pada posisi terhadap kelerengan yang berbeda. Sampel tanah diambil pada setiap profil dan dianalisis sifat fisik, kimia dan mineraloginya sebagai parameter untuk menentukan tingkat perkembangan dan klasifikasi tanahnya. Kemiripan antar lapisan tanah ditentukan berdasarkan nilai Indeks Kemiripan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah-tanah yang berkembang di bentang lahan karst mempunyai pH aktual yang tinggi, KPK dan kejenuhan basa tinggi sampai sangat tinggi, bertekstur geluh sampai lempung berdebu, berstruktur remah sampai masif dan nilai BV dan BJ yang rendah. Perhitungan indeks kemiripan tanah menunjukkan sifat-sifat kimia tanah mempunyai variasi yang lebih banyak daripada sifat-sifat fisik tanah. Pada bentang lahan karst Poligonal berkembang jenis tanah Inceptisol, sedangkan pada bentang lahan karst Labirinth dan Residual berkembang jenis tanah Entisol dan Alfisol.
The research about soils on some type karst landscape in district of Gunung Kidul was done on subtype karst landscape Polygonal, Labyrinth and Residual karst. Subtype landscape Polygonal karst in Giritirto village Purwosari sub district, Labyrinth karst in Giring village Paliyan sub district and Residual karst in Bedoyo village Ponjong sub district, Gunung Kidul regency, province of Yogyakarta special area. Those sub type kars landscape control by rain fall, temperature, relief, rocks stratification, thick rocks dissolved and vegetation. The aims of research are learn soil characteristic based on subtype karst landscape and to classify their soils according USDA system. Two profiles representative make in each subtype landscape on different slope. Soils sample take on each profile and to analysis their physical, chemistry and mineralogy as parameter for destine their soil level development and classification. The similarity accompany soil horizon destine based on similarity index value. The result of research exhibits the soils develop in karst landscape have height actual pH, height until very height CEC and base saturation, loam until silty clay texture, crumb until massive structure, low bulk density and particle density. The calculation of soil similarity index showed soil chemistry properties have great variety than soil physical properties. Karst landscape Polygonal develops Inceptisol soil type, while on karst landscape Labyrinth and Residual develop Entisol and Alfisol soil type.
Kata Kunci : Bentang Lahan Karst,Genesis Tanah, karst landscape, soil genesis, Gunung Kidul