Karakteristik kimiawi dan mineralogi tanah pada beberapa ekosistem bentang lahan karst di Kabupaten Gunung Kidul
RAJAMUDDIN, Ulfiyah A, Dr.Ir. Syamsul Arifin Siradz, M.Sc
2006 | Tesis | S2 Ilmu TanahPenelitian dilaksanakan pada 3 tipe bentang lahan karst Kabupaten Gunung Kidul yaitu tipe poligonal karst yang terletak di Kecamatan Purwosari, labirint karst di Kecamatan Paliyan dan residual karst di Kecamatan Ponjong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik mineralogi dan kimiawi tanah berdasarkan tipe bentang lahan kemudian mengklasifikasikan tanahnya menurut sistem USDA (1999). Pada setiap tipe bentang lahan dibuat 2 profil pewakil berdasarkan posisi terhadap kelerengan yang berbeda. Sampel tanah diambil dari setiap profil dan dianalisis sifat-sifat fisik yakni tekstur tanah, kimia wi tanah yakni pH (H2O dan KCl), ratio C/N, KPK, KB, Al, Fe dan Si total, kadar CaCO3 setara serta Ca total tanah, analisis mineralogi meliputi difraksi sinar X pada fraksi lempung, Fe oksalat da n Fe dithionit serta pengamatan irisan tipis batuan dengan mikroskop elektron. Parameter-parameter tersebut digunakan untuk menentukan tingkat perkembangan dan klasifikasi tanahnya. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Universitas Gadjah Mada, Laboratorium Teknik Geologi dan Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah-tanah yang berkembang di bentang lahan karst mempunyai pH (H2O) agak netral sampai alkalis yakni berkisar antara 6,2-8,0; KPK berharkat tinggi sampai sangat tinggi (30-60 cmol/kg), kejenuhan basa berharkat tinggi sampai sangat tinggi (35,44-92,81%), tekstur tanah geluh lempung pasiran sampai lempung berat, berstruktur remah sampai masif dan konsistensinya gembur sampai sangat lekat. Mineral-mineral dalam fraksi lempung pada bentang lahan karst terdiri dari mineral smektit dan kaolinit. Tingkat perkembangan tanah pada bentan g lahan karst dalam tahap transisi dan lanjut. Pada bentang lahan karst Poligonal berkembang jenis tanah Inceptisol, sedangkan pada bentang lahan karst Labirint dan Residual berkembang jenis tanah Entisol dan Alfisol.
The research are like on three types of karst landscape in Gunung Kidul Regency i.e. polygonal karst in Purwosari sub regency, labirint karst in Paliyan sub regency and residual karst in Ponjong sub regenc y. This study was conducted to know characreristic of soil mineralogy and chemistry based on type of landscape, than to classify those soils according USDA system (1999). In each of type landscape makes two profiles representative based on position toward of different slope. Soil sample take on every profile and to analysis their properties of physical that is tecsture of soil , chemistry that are pH (H2O and KCl), CEC, Base saturation, C/N ratio, Ca, Al, Fe and Si total and CaCO3 content. And Mineralogy that are X-ray diffraction, Fe oksalat and Fe dithionite, and petrographic thin section as parameter to destine level of soil development and their classification. Soil analysis did in soil laboratory and geology technique laboratory Gadjah Mada University, and development senior secondary vocational high school Yogyakarta. The result of research showed that soils which develop in karst landscape have value pH H2O 6,2 – 8,0 rather neutral until base that is , CEC 30-60 Cmol/Kg and base saturation 35,44 – 92,81% high until very high, texture sandy clay loam until clayed, structure granular until massive and consistency crumble until very sticky. Mineral in clay fraction on karst landscape consist of smektit and kaolinite mineral. The level of soil development in transition stage and advanced. On polygonal karst landscape developed type soil Inceptisol, while on labirint karst landscape and residual developed soil types Entisol and Alfisol.
Kata Kunci : Lahan Karst,Mineralogi Tanah,Kimiawi Tanah, karst landscape, soil mineralogy, soil chemistry