Pengelolaan Mangrove berbasis masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan
ABDILLAH, M. Syarif, Dr. Hartono, DEA.,DESS
2006 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan (Magister Pengelolaan LingkungaLaporan Penelitian ini menyajikan aspek permasalahan masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya hutan mangrove dengan judul “Pengelolaan Mangrove Berbasis Masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatanâ€. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui permasalahan lingkungan yang terjadi dan pengaruhnya pada ekosistem hutan mangrove di Kabupaten Tanah Bumbu, mengetahui partisipasi masyarakat setempat, dan kebijakan serta program pemerintah dalam pengelolaan hutan mangrove serta untuk mengetahui dan merekomendasikan bentuk co-management dalam pengelolaan hutan mangrove. Pengumpulan data menggunakan metode survei dengan melakukan penyebaran kuisioner, wawancara, observasi, maupun wawancara mendalam (indepth interview) kepada setiap kepala keluarga yang berada pada setiap rumah tangga, dengan penarikan jumlah responden sebesar 40 KK untuk 2 (dua) objek/sampel desa penelitian, yaitu Desa Segumbang dan Desa Kersik Putih. Penentuan sampel responden menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Data primer dianalisis dengan analisa kuantitatif dan analisis kualitatif yang kemudian dianalisis lagi secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan permasalahan lingkungan di kawasan hutan mangrove meliputi degradasi mangrove, abrasi, intrusi air laut, penambangan pasir, dan konflik kepentingan. Partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan dan pencegahan terhadap kerusakan hutan mangrove untuk kedua desa sampel penelitian tergolong sedang. Sedangkan untuk partisipasi atau tingkat kehadiran masyarakat dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan rehabilitasi hutan mangrove di kedua desa sampel penelitian masih tergolong rendah. Partisipasi pemerintah berupa pembuatan kebijakan dan program pengelolaan hutan mangrove berupa kegiatan rehabilitasi hutan mangrove dan pembentukan kelompok pemerhati mangrove. Dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan rehabilitasi hutan mangrove peran pemerintah masih sangat dominan dan lebih menekankan pendekatan top down planning daripada pendekatan bottom up planning yang lebih cenderung melibatkan masyarakat dalam segala aspek kegiatan baik dari perencanaan hingga pelaksanaan program/kegiatan.
This Research Report present the aspect of society problems in exploiting resource of mangrove forest with the title " Community Based Mangrove Management in Kabupaten Tanah Bumbu Regency South Kalimantan Province". The aim of this research to know the environmental problems that happened and its influence to mangrove forest ecosystem in Tanah Bumbu Regency, knowing local society participation, policy and governmental program on mangrove forest management and also to know and recommend the form of the co-management on mangrove forest management. Data collecting use the survey method by spreading questionnaire, interview, observation, and also indepth interview to each residence of head family, with the withdrawal of respondents as big as 40 head family of research village, that is Segumbang Village and Kersik Putih Village. Determination of respondents Samples use Stratified Random Sampling technique. Primary Data analysed with the quantitative analysis and qualitative analyse and then more analysed by descriptively. Result of research show the environmental problems in area of mangrove forest cover the degradation of mangrove, abration, sea intrusion, sand mining, and conflict of interest Society participation in exploiting and prevention to damage of mangrove forest to a both of research village pertained was middle.While for the participation or mount of the society attendance in following counselling activity and rehabilitate the forest mangrove [in] [both/ second] countryside of sampel research still pertained lower .Governmental participation shaped to making of policy and mangrove forest management program, shaped of rehabilitation program and forming of mangrove observer group. In the plan and execution rehabilitation mangrove forest program, the role of the governmental still very dominant and more emphasizing approach of top down planning than approach of more bottom up planning which willingness involve society in all activity, either from planning program till execution program.
Kata Kunci : Mangrove,Pengelolaan Pesisir,Partisipasi Masyarakat, mangrove forest management; community based; society participation; Governmental participation