Sistem distribusi dan cakupan suplementasi tablet besi ibu hamil pasca tsunami 2004 di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Nanggroe Aceh darussalam6cMaryani
MARYANI, Ir. I Made Alit Gunawan, MSi
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Gizi dan Kesehatan)Latar Belakang : Prevalensi anemia yang merupakan salah satu indikator yang digunakan dalam penentuan status gizi ibu hamil, mengalami penurunan melalui upaya pemberian suplementasi tablet Besi. Cakupannya masih rendah dikarenakan oleh faktor distribusi tablet Besi yang masih kurang baik. Di Kabupaten Aceh Besar prevalensi anemia tahun 2003 adalah 18,71% dan menjadi 45,5% pada 2005 (laporan Rapid Nutrition Assessment in Tsunami Affected Districts in NAD, Feb-Maret 2005). Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sistem distribusi dan cakupan suplementasi tablet Besi ibu hamil pasca tsunami 2004 di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Metode Penelitian : Merupakan penelitian naturalistik kualitatif melalui pendekatan studi eksploratif investigatif dengan teknik wawancara mendalam. Unit analisis penelitian adalah Dinas Kesehatan, Puskesmas dan desa di Kabupaten Aceh Besar dengan subjek penelitian stakeholder dan ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling. Disajikan secara deskriptif. Hasil Penelitian : Sarana pelayanan kesehatan yang rusak dan ketidaksiapan tenaga kesehatan secara psikis, mengakibatkan kevakuman pelaksanaan kegiatan pendistribusian tablet Besi. Tidak tersedianya buku pedoman kerja dan kurangnya pembinaan terhadap Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) dan bidan menyebabkan mereka tidak memahami dengan benar tugasnya dalam perluasan jaringan distribusi tablet Besi. Akibatnya pendistribusian tablet besi dilakukan secara pasif yaitu hanya dengan menunggu ibu hamil mengunjungi sarana pelayanan kesehatan. Kebijakan yang ditempuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar dalam pendistribusian tablet Besi ibu hamil pasca tsunami 2004 adalah pendataan dan pelayanan ANC ibu hamil yang dilakukan oleh bidan dengan menggunakan tablet Besi program. Pencapaian cakupan masih belum mencapai target, meskipun terjadi perubahan perilaku ibu hamil dalam pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan dikarenakan dorongan ibu ingin punya anak yang sehat. Kesimpulan : Kevakuman pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan tenaga kesehatan yang masih kurang mengakibatkan distribusi tablet Besi ibu hamil tidak dapat berjalan dengan baik.
Background : The prevalence of anemia is one of indicators applied to determine pregnant woman nutrition status. The coverage of iron supplementation is still low due to poor iron distribution. In Aceh Besar regency, the prevalence of anemia in 2003 was 18.71% and become 45.5% in 2005 (report of Rapid Nutrition Assessment in Tsunami Affected Districts in NAD, Feb-March 2005). Objective : The study was proposed to explore the distribution system and iron supplementation coverage post tsunami in Aceh Besar regency, NAD Province. Method : This was a qualitative naturalistic study, the design was investigative exploration study, and the data was collected by indepth interview. The analysis unit were health department, primary health care and villages in Aceh Besar regency. Subjects were stakeholders and pregnant women taken by purposive sampling and showed descriptively. Result : Poor health service and unreadiness of health staff affected the stagnation of iron distribution program. The unavailable of guidance book and lack of nutrition staff and midwife development become so crucial. Indeed, they could not understand their jobs description in expansing iron distribution network. Furthermore, the distribution of iron tablet were done passively of pregnant woman visiting health service place. The policy of iron distribution by health department of Aceh Besar regency post tsunami 2004 were collecting data and pregnant woman ANC service held by midwife using iron program. The achievement of iron supplementation coverage was still low, though the attitude of pregnant woman has changed. Conclusion : The stagnation of basic health service and lack of health staff empowerment affected poor iron distribution for pregnant woman.
Kata Kunci : Gizi Ibu Hamil, Suplementasi ASI, Tablet Besi