Laporkan Masalah

Tingkat keparahan karies gigi sulung pada anak Stunted dan anak tidak Stunted usia 4-6 tahun di Taman Kanak-kanak Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Bengkulu

WARDHANI, Avanti Sotyo, Abidillah Mursyid, SKM.,MS

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Gizi dan Kesehatan)

Latar Belakang : Beberapa penelitian menyebutkan bahwa gizi buruk mempengaruhi formasi gigi dan menyebabkan karies gigi. Zat-zat gizi adalah zat-zat dalam makanan yang esensial bagi tubuh antara lain protein dan energi, kekurangan salah satu atau keduanya pada masa pertumbuhan akan menyebabkan gangguan baik dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh pada umumnya, juga mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut pada khususnya seperti gangguan kalsifikasi, gangguan enamel dan karies. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat keparahan karies gigi sulung antara anak stunted dengan anak yang tidak stunted usia 4-6 tahun Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol dengan random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2004 di Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Subyek penelitian adalah anak usia 4-6 tahun sebanyak 46 anak stunted dan 46 anak tidak stunted. Data dikumpulkan meliputi data antropometri, karakteristik responden, derajat kebersihan gigi dan mulut dan tingkat keparahan karies gigi sulung. Hasil : Hasil uji kai kuadrat menunjukkan ada perbedaan tingkat keparahan karies gigi sulung anak stunted dan anak tidak stunted (P=0,012). Tingkat keparahan karies gigi sulung anak stunted dan anak tidak stunted dipengaruhi berbagai variabel dan berdasarkan hasil uji regresi logistik terdapat 2 variabel yang berpengaruh (P<0,05) yaitu konsumsi karbohidrat (P=0,021) dan derajat kebersihan gigi dan mulut (P=0,00). Kesimpulan : Ada perbedaan tingkat keparahan karies gigi sulung antara anak stunted dan anak tidak stunted usia 4-6 tahun di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember

Background: Some studies showed that malnutrition affects tooth formation and causes increased dental caries. Nutrients are essential components in food such as protein and energy, lack one or both of them could cause problems to other part of body in generally and affect dental health particularly such as under calcification, enamel defects and caries. A comparison was done to evaluate nutrition status and its association with caries severity in a sample of 4-6 year-old children in Kecamatan Sumberjambe Objective: To examine the difference of the caries severity of stunted children and non stunted children aged 4-6 years old Methods: This study was an observational research with case control design and conducted in October to December 2004 in Kecamatan Sumberjambe. The subjects were 46 stunted children and 46 non stunted children aged 4-6 years old. Data of height measurement, oral hygiene caries severity were used for this study. Data of nutrient intake was collected by using food frequency form and questionnaires. Results: The study showed statistically significant difference for caries severity between stunted children and non stunted children (P=0,012). Some influenced variable were examined and there were 2 variables showed significant influence (P<0,05) they were carbohydrate intake (P=0,021) and oral hygiene (P=0,00). Conclusion: There was difference caries severity between stunted children and non stunted children aged 4-6 years old in Kecamatan Sumberjambe

Kata Kunci : Gizi,Karies Gigi,Stunted


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.