Laporkan Masalah

Pengaruh pemberian MP-ASI Program dan MP-ASI Komersial terhadap pertumbuhan bayi usia 6-11 bulan di Kabupaten Kampar

ROCHYANI, Dedy, dr. M. Jufrie, Sp.A(K).,PhD

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Gizi dan Kesehatan)

Latar belakang: Gangguan pertumbuhan yang muncul pada anak usia 6 bulan disebabkan karena praktek pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI). Terjadinya percepatan gagal tumbuh bermuara terutama karena MP-ASI yang dibuat ibu di dapur sangat defisit kualitas maupun kuantitasnya. Alternatifnya adalah mengkonsumsi MP-ASI buatan pabrik, karena MP-ASI buatan pabrik seperti SUN, promina sudah dikonsumsi oleh hampir 12-30% keluarga. Dengan pemberian MP-ASI formula pabrik yang mengandung 197 kkal dan protein 4,8 gram setiap hari selama 4 bulan dapat meningkatkan berat badan anak usia 5 bulan sebesar 1,3 kg. Sementara pemberian MP-ASI blended food (MP-ASI program) pada bayi usia 6-11 bulan di Kota Medan ternyata tidak berhubungan dengan status gizi berdasarkan skor indeks Z berat badan menurut umur (BB/U). Salah satu penyebabnya adalah karena tingkat penerimaan MP-ASI program pada tahun 2003 rendah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui tingkat penerimaan MP-ASI program dan MP-ASI komersial serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan bayi 6-11 bulan dari keluarga miskin di Kabupaten Kampar. Metoda Penelitian: Menggunakan desain penelitian kuasi eksperimental dengan membagi dua kelompok sampel yang diberi perlakuan berbeda selama 3 bulan. Kelompok yang mendapat MP-ASI program berjumlah 54 bayi, kelompok lainnya yang berjumlah 46 anak diberi MP-ASI komersial. Penentuan kelompok sampel secara purposive, yaitu 4 kecamatan yang memiliki jumlah bayi usia 6-8 bulan dari keluarga miskin di Kabupaten Kampar yang terbanyak terpilih menjadi lokasi penelitian. Hasil pengumpulan data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil Penelitian: Ada perbedaan bermakna tingkat penerimaan bayi 6-11 bulan terhadap MPASI komersil dibandingkan terhadap MP-ASI program (p=0,038). Hal ini menyebabkan adanya perbedaan penambahan berat badan bayi 6-11 bulan secara bermakna (p<0,001) pada kelompok yang diberi MPASI komersil lebih tinggi setelah diberi MP-ASI selama 3 bulan dibandingkan dengan kelompok yang diberi MP-ASI program. Sedangkan panjang badan ada perbedaan tetapi tidak bermakna (p=0,116). Namun bila diuji sebelum dan sesudah pemberian MP-ASI di kedua kelompok ternyata ada perbedaan berat badan dan panjang badan bayi 6-11 bulan secara signifikan (p<0,001). Kesimpulan, Pemberian MP-ASI baik MP-ASI komersil maupun MP-ASI program dapat meningkatkan pertambahan berat badan dan panjang badan secara bermakna. Walaupun tingkat penerimaan terhadap kedua jenis MP-ASI pada penelitian ini berbeda secara bermakna, lebih baik terhadap MP-ASI komersil dibanding terhadap MP-ASI program.

Background: Growth alteration in 6-11 months old baby occurred due to inappropriate practice in complement food consumption (MP-ASI). Quality and quantity deficit of household MP-ASI products could caused serious problems in baby growth. One of the alternative solution is by consuming MP-ASI from industrial products. Consuming MP-ASI blended food (programme MP-ASI) to 6-11 months baby in Medan tend to show no relationship with their nutrient status based on Z score index weight for age (BB/U). One of the possible reasons was low level of acceptance of programme MP-ASI in 2003. Objective: To determine the level of acceptance of both programme and commercial MP-ASI with their relationship toward 6-11 months baby growth in sub urban poor families in Kampar sub district. Methods: Quasi experimental design was applied. Purposive technique sampling was chosen and sample divided into two groups that received different intervention. The first group that received programme MP-ASI consists of 54 babies and the second group that received commercial MPASI consists of 46 babies of 6-8 months babies from sub urban poor families. Data obtained was analyzed with univariate, bivariate, and multivariate analysis. Results: Level of acceptance of commercial MP-ASI was higher than programme MP-ASI for 6-11 months babies in sub urban poor families in Kampar sub district (p=0,038). These babies had a significant additional in weight and length after consuming MP-ASI programme and commercial (p<0.001). Weight gain (p<0,001) for the group that given commercial MPASI was higher than programme MP-ASI had a significant number of additional during three months treatment and length gain (p>0,05) was no significant. Conclusion: Consumption of programme and commercial MP-ASI can increase the weight gain and body length significantly.

Kata Kunci : Makanan Pendamping dan ASI,Pertumbuhan Bayi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.