Laporkan Masalah

Pengembangan desain Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Kota Payakumbuh

WALUYO, Henry, Prof.dr. Hari Kusnanto J., DrPH

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kebij. dan Manaj. Pe

Latar Belakang : Pengelolaan manajemen puskesmas membutuhkan pengelolaan informasi yang akurat dan valid agar memudahkan dalam sumber pengambilan keputusan manajemen. Masih dijumpainya fragmentasi pencatatan dan pelaporan mengakibatkan duplikasi dan inakurasi informasi di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi proses pengembangan desain system informasi manajemen puskesmas melalui pengintegrasian system pencatatan dalam rangka menghilangkan fragmentasi system informasi yang terjadi. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui action research. Unit analisis adalah unsur pimpinan dan staf puskesmas, informasi didapatkan melalui telaah dokumen, pengamatan, dan wawancara. Informasi dianalisis dengan teknik kualitatif menurut tahapan action research, untuk menjamin validitas data dilakukan teknik trianggulasi terhadap beberapa puskesmas. Hasil : Identifikasi terhadap pengelolaan informasi, pada pengelolaan informasi manajemen pasien di Puskesmas menemukan bahwa duplikasi pencatatan terjadi mulai dari loket pendaftaran, poliklinik, unit penunjang maupun apotik. Pada pengelolaan informasi manajemen organisasi dan manajemen program masih banyak menggunakan buku bantu di puskesmas yang memperbanyak duplikasi. Penyusunan prototyping bersama antara peneliti dan responden melalui action research merumuskan integrasi system pencatatan register menjadi 3 (tiga) resgister induk untuk mengatasi masalah duplikasi dan akurasi data, sehingga tidak dicatat berulang-ulang. Prototyping manajemen organisasi disusun dengan membuat master table menurut kebutuhan pelaporan, sementara untuk manajemen program disepakati dengan output berupa indicator puskesmas yang terintegrasi dalam laporan bulanan. Pelaksanaan menggunakan computer dengan bantuan program sederhana yakni Microsoft excel. Hasil rumusan yang dilakukan melalui partisipasi aktif responden ini mendapatkan adanya komitmen dari responden. Kesimpulan : Proses pendesainan sistem informasi manajemen puskesmas dilakukan dengan pengintegrasian sistem pencatatan dan pelaporan terutama integrasi register. Proses ini mampu mengurangi duplikasi pencatatan di tiap unit pelayanan puskesmas.

Background : Patient management process of community health center requires accurate and valid information to facilitate decision making. Currently, the problems are record - keeping fragmentation, inaccuracy of recording and reporting. Objective : This research aimed to explore the processes of community health center patient management information system with the integrated design of record-keeping system in order to eliminate information system fragmentation. Methods : The study used qualitative descriptive approach through action research. Unit analysis were head staff of community health centers. Information was obtained from documents, inspections, and interviews. Information analysed with qualitative technique according to research action steps, to guarantee data validity conducted by triangulation technique to some community health centers. Result : The study found that record-keeping duplication happened. It started from registration counter, outpatient clinics, support unit and also dispensary. Organizational management information and program management were still using registers which multiplied duplication. Compilation of prototyping between respondents and researcher through action research formulated that the system integration record-keeping of registers became 3 main records to overcome the problem of inaccuracy and duplication. Microsoft Excel was used to enter and process data which produced information. The computerization effort needed strong support and commitment of the staff in the community health center. Conclusion : The design process of management information system in community health center conducted with integration of reporting and record - keeping system especially integration of registers. This process can lessen record-keeping duplication in every service unit of a community health center.

Kata Kunci : Layanan Kesehatan,Puskesmas,Pengembangan SIMPUS


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.