Laporkan Masalah

Analisis pemanfaatan Kartu Sehat di Indonesia :: Kajian Survei Sosial Ekonomi Nasional 2001

UNTARI, Jati, dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kebij. dan Manaj. Pe

Latar belakang: Program Kartu Sehat merupakan program yang dilaksanakan oleh pemerintah dengan tujuan agar penduduk miskin mendapatkan akses pelayanan kesehatan di seluruh pelayanan kesehatan pemerintah dengan gratis. Tetapi selama ini, biaya bukan merupakan masalah karena tarif berobat di puskesmas sangat murah sehingga masih terjangkau oleh masyarakat. Dengan berdasarkan pada kondisi geografis dan demografis di Indonesia maka terdapat berbagai faktor yang menyebabkan masyarakat sulit untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan antara lain: sarana transportasi, jarak yang harus ditempuh dari tempat tinggal ke tempat pelayanan, dan biaya yang harus dikeluarkan untuk sampai ke pelayanan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui pemanfaatan kartu sehat di Indonesia melalui data Susenas 2001 dan hubungannya dengan jarak tempat tinggal ke pelayanan kesehatan, transportasi, tingkat kemiskinan, dan jumlah anggota keluarga. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan sumber data dari Susenas 2001 yang terdiri dari 6.588 individu kecuali variabel jarak terdiri dari 6.578 individu dari 30 propinsi di Indonesia. Analisis yang digunakan meliputi analisis univariabel dengan bivariabel dengan uji kai kuadrat, dan multivariabel dengan model regresi logistik dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Hubungan bermakna ditunjukkan oleh variabel lokasi geografis desa kota dengan pemanfaatan kartu sehat, jarak pusat pelayanan kesehatan dengan pemanfaatan kartu sehat, transportasi dengan pemanfaatan kartu sehat, dan tingkat kemiskinan dengan pemanfaatan kartu sehat kecuali jumlah anggota keluarga dengan pemanfaatan kartu sehat yang memiliki hubungan tidak signifikan. Kesimpulan: Wilayah luar Jawa Bali, jarak pusat pelayanan kesehatan dan tingkat kemiskinan (kategori miskin) berhubungan secara bermakna dan mempengaruhi pemanfaatan kartu sehat di pelayanan kesehatan pemerintah. Wilayah Jawa Bali tidak ada variabel bebas yang secara signifikan berdampak pada pemanfaatan kartu sehat di pelayanan kesehatan pemerintah.

Background: Health card program represents a program conducted by government aiming at providing free- charged health access of poor people to all government- owned health services. However, cost is not a problem considering that such cost charged by health center is reasonable so that it is still payable by the people. Based on the geographical and demographical conditions in Indonesia, there are various factors which impede the people to get the access to health services, namely: transportation facility, distance between house and health service, cost to be paid in getting to health service. Objective: It was aimed at investigating health card utilization in Indonesia through Susenas 2001 data and its relation with distance between house to health service, transportation, poor level, and number of family member. Method: The study was a descriptive study by exploring data source of Susenas 2001 which includes 6.588 individuals except the variable of distance to health service consisting of 6.578 individual from 30 provinces in Indonesia. The analysis employed covered univariabel analysis with bivariable analysis using kai quadrate test, and multivariable employing logistic regression model with level of significance p<0. 05. Result: Significant correlation was shown by the variable of rural and urban geographical condition with health card utilization, distance between health service center with health card utilization, transportation with health card utilization, poor level with health card utilization, and excluding number of family member with health card utilization having no significant correlation. Conclusion: Outside Java Bali region, distance between health service center and poor level (poor category) was significantly correlated; and it affected the health card utilization in government- owned health service. The Java Bali region, none the independent variables has a statistically significant impact upon the health card utilization in government- owned health services.

Kata Kunci : Kebijakan Kesehatan,Kartu Sehat, health card, distance, number of family member, cost, health service


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.