Laporkan Masalah

Perawatan tali pusat menggunakan ASI di Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu :: Pelatihan sebagai sarana promosi kesehatan untuk bidan puskesmas

LINDA, Sri Werdati, SKM.,M.Kes

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Perilaku dan Promosi

Latar Belakang: Lamanya pelepasan tali pusat akan memberi peluang terjadi infeksi tali pusat. Dimana salah satu penyebab kematian bayi adalah penyakit infeksi. WHO telah merekomendasikan perawatan tali pusat berdasarkan prinsipprinsip aseptik namun belum cukup bukti untuk merekomendasikan penggunaan secara rutin anti mikroba topikal untuk perawatan tali pusat. Dari beberapa penelitian telah terbukti bahwa ASI menjadi bahan alternatif untuk perawatan tali pusat karena bersifat steril dan mengandung anti inflamasi dan anti infeksi. Penelitian ini menambahkan bahwa ASI matur dapat dipakai dalam perawatan tali pusat dengan waktu pelepasan tali pusat yang tidak berbeda dengan kolestrum Tujuan: Penelitian untuk mengetahui pengaruh perawatan tali pusat menggunakan ASI di Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Pelatihan sebagai sarana promosi kesehatan pada bidan puskesmas terhadap peningkatan pengetahuan, perubahan sikap dan peningkatan keterampilan. Metode: Penelitian ini dengan rancanga eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain one group pre-test post-test. Subyek penelitian sebanyak 50 orang adalah bidan, yang diberi pelatihan dengan metoda penyuluhan, modul dan audiovisual (CD). Analisis statistik hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan paired t –test dengan taraf signifikansi p=0,05. Hasil : Terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan dalam perawatan tali pusat menggunakan ASI setelah dilakukan pelatihan. Kesimpulan : Perawatan tali pusat menggunakan ASI pelatihan sebagai sarana promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan di kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.

Background: The length of umbilical cord release will give chance on the infection of umbilical cord. One of infant mortality causes is infectious disease. WHO has recommended umbilical cord treatment based on aseptic principals although there was an insufficient prove to recommend routine utilization of anti microbe topical for umbilical cord treatment. From various researches, it is proved that Breast Feeding (ASI) becomes alternative for umbilical cord treatment because it is steril and consists of anti inflames and anti infection. This research also suggested that mature ASI could be used as umbilical cord treatment with umbilical cord release time that was not different with colostrums ASI. Objective: This research was aimed to find out the influence of umbilical cord treatment by using ASI in the sub district of Gading Cempaka Bengkulu municipality. Training as health promotion facility for Primary Health Care’s midwife could improve knowledge, attitude changes and skill improvement. Method: This was a quasi experimental research with one group pre-test post-test design. The subject of the research was 50 midwives, who were given training with information, module and audiovisual (CD) method. The statistic analysis was done by using paired t –test with significance level of p=0,05. Result: There was an improvement on knowledge, attitude and skill of midwife in umbilical cord treatment by using ASI after having the treatment Conclusion : Umbilical cord treatment by using ASI with training as health promotion facility could improve knowledge, attitude and skill of midwife in sub district of Gading Cempaka Bengkulu municipality.

Kata Kunci : Promosi Kesehatan,Bidan Puskesmas,Tali Pusat dan ASI


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.