Laporkan Masalah

Hubungan tinggi badan dan lingkar kepala dengan prestasi belajar anak sekolah dasar kelas I di Kota Mataram

SULIANTY, Aty, Prof.dr. M. Hakimi, SpOG(K).,PhD

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kes. Ibu dan Anak-Ke

Latar belakang: Kejadian gizi buruk dan kurang energi protein pada balita di Propinsi Nusa Tenggara Barat memberikan dampak jangka panjang yang terlihat dari defisit tinggi badan menurut umur stunted pada anak sangat tinggi yaitu sebesar 53-64 persen dan rendahnya ukuran lingkaran kepala yang merupakan salah satu indikator rendahnya prestasi belajar. Defisit tinggi badan dan lingkar kepala berdasarkan umur sebagai gambaran status gizi masa lampau, belum diketahui dampaknya terhadap prestasi belajar di Kota Mataram, maka perlu kiranya dilakukan penelitian mengenai masalah tersebut sebagai masukan bagi pengambil kebijakan di Bidang Kesehatan Ibu dan Anak. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan tinggi badan dan lingkar kepala dengan prestasi belajar anak Sekolah Dasar kelas I di Kota Mataram Metode penelitian: Penelitian ini merupakan suatu studi analisis yang menggunakan data primer dengan rancangan Cross Sectional, data diperoleh dengan pengisian formulir dan pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala. Subyek penelitian ini adalah anak Sekolah Dasar kelas I di Kota Mataram yang baru meyelesaikan tes hasil belajar pada akhir semester dan didapatkan sejumlah 300 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara Sampling Stratified. Analisis data menggunakan uji korelasi,regresi dan Mann-Whitney U. Hasil: Terdapat hubungan yang positif antara tinggi badan dengan prestasi belajar dengan koefisien korelasi (r=0,261) (ρ=0.00). Tidak terdapat perbedaan rata-rata dari tinggi badan dan lingkar kepala dengan prestasi belajar menurut jenis kelamin. Hubungan antara tinggi badan dan prestasi belajar dipengaruhi oleh jenis kelamin, pekerjaan orang tua, pendidikan orang tua dan absensi. Kesimpulan: Tinggi badan berhubungan positif dengan prestasi belajar. Hubungan tersebut dipengaruhi oleh jenis kelamin, pekerjaan orang tua, pendidikan orang tua dan absensi.

Background : The incidence of malnutrition and lack of protein energy in children under five years old in West Nusa Tenggara province gives a long–term impact as seen in stunted children cases that reach 53-64 percent and low head circumference for those two measurenment are the indicators of low study achievement. The impact of stunting and low head circumference based on age as a description of past nutritional status on students achievement in Mataram had not been known yet. Therefor, a research on the problem needed to be conducted as an input for policy taking in maternal and child health. Objective : This research aimed at knowing the relationship between height and head circumference and study achievement for the first grade of elementary school students in Mataram Method : This research is an analysis study using primary and secondary data with cross sectional design. The data were obtained by filling the forms and measuring height and head circumference. The respondents were 300 students of the first grade of elementary school in Mataram who had just finished their final test at the end of the semester. Sample taking was done with Sampling Stratified. Corelation, regression, and Mann Whitney U tests were used for data analysis. Result : There was a positive correlation between height and study achievement with correlation coefficient (r): 0,261 (p-value=0,000). There was no different average from body height and head circumference with study achievement on sex. The correlation between body height and study achievement was influenced was by sex, parents’ occupation, parents’ education, and students’ absence from class Conclusion: Height had a positive correlation with study achievement. The correlation was influenced by sex, parents’ occuption, parents’ education, and students’ absence from class.

Kata Kunci : Tinggi Badan dan Lingkar Kepala,Prestasi Belajar, Height, head circumference, study achievement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.