Laporkan Masalah

Hubungan iklim organisasi dengan organisasi pembelajar pada organisasi kesehatan reproduksi di Kabupaten Purworejo, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Bantul

MULYANI, Dewi, Prof.dr. Djaswadi Dasuki, SpOG(K).,PhD

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Kes. Ibu dan Anak-Ke

Latar belakang: Perubahan kondisi demografi, globalisasi dan perubahan struktur menuntut perubahan mendasar dalam kerja, manajemen dan organisasi. Ketidakpastian dan perubahan merupakan hal yang harus turut diperhitungkan untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut Senge organisasi yang akan memperoleh keunggulan di masa depan adalah organisasi yang mendapatkan komitmen anggotanya dan kapasitas belajar pada semua tingkat organisasi. Iklim organisasi berhubungan dengan proses organisasional dan inovasi, yang pada akhirnya berujung pada kinerja organisasi. Desentralisasi di bidang kesehatan telah dilakukan, akan tetapi kinerja organisasi kesehatan reproduksi masih belum optimal (AKI: 307/100.000KH), apalagi jika dibandingkan dengan negara tetangga. Dengan derajat kesehatan reproduksi yang masih belum optimal, ingin dilihat bagaimana iklim organisasi dan organisasi pembelajar pada organisasi kesehatan reproduksi. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dengan organisasi pembelajar pada organisasi kesehatan reproduksi di Kab. Purworejo, Kab. Ngawi dan Kab. Bantul. Metode penelitian: Data dasar dari kegiatan SLLO dianalisa untuk mengetahui hubungan iklim organisasi dengan organisasi pembelajar pada 56 organisasi yang terkait dengan kesehatan reproduksi di Kabupaten Purworejo, Ngawi dan Bantul. Analisis data menggunakan uji korelasi, regresi, uji t dan anova. Hasil: Terdapat hubungan positif antara Iklim organisasi dengan organisasi pembelajar di Kab. Purworejo, Ngawi dan Bantul dengan koefisien korelasi (r): 0,546 (p-value=0,000). Tidak terdapat perbedaan skor dari iklim organisasi dan organisasi pembelajar menurut kabupaten, jenis organisasi, lingkup organisasi dan tingkat pendidikan. Tetapi hubungan antara iklim organisasi dan organisasi pembelajar dipengaruhi oleh jenis organisasi dan tingkat pendidikan. Kesimpulan: Iklim organisasi berhubungan positif dengan organisasi pembelajar. Hubungan tersebut dipengaruhi oleh jenis organisasi dan tingkat pendidikan.

Background: Changes in demographic condition, globalization and structure require fundamental changes in work, management and organization. Uncertainty and changes have to be considered in efforts to achieve organizational objectives. According to Senge an organization will excel in the future if it has people's commitment and learning capacity at all levels. Organizational climate has relationship with organizational processes and innovations and ultimately affects organizational performance. Decentralization in health has been implemented, however organizational performance of reproductive health is not yet optimum with maternal mortality rate as much as 307 of 100,000 births alive; moreover if such condition is compared with the neighboring countries. Considering that performance of reproductive health is not yet optimum the relationship between organizational climate and learning organization of reproductive health organizations will be observed. Objective: To find out relationship between organizational climate and learning organization among reproductive health organizations at Districts of Purworejo, Ngawi and Bantul. Method: Baseline data of Strategic Leadership and Learning Organization activities were analyzed to study the relationship between organizational climate and learning organization of 56 organizations related with reproductive health at Districts of Purworejo, Ngawi and Bantul. Data analyses used correlation, regression, t-test and anova. Result: There was positive relationship between organizational climate and learning organization in the three districts with correlation coefficient (r)=0.546 (p value= 0.000). Score of organizational climate did not differ from score of learning organization according to types of organization, scope of organization and level of education. However, the relationship between organizational climate and learning organization was affected by types of organization and level of education. Conclusion: Organizational climate had positive relationship with learning organization. The relationship between them was affected by types of organization and level of education.

Kata Kunci : Iklim Organisasi, Organisasi Kesehatan, Pembelajaran, learning organization, organizational climate.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.