Laporkan Masalah

Hubungan lingkungan perumahan pengetahuan dan perilaku penderita TB Paru dengan kasus baru TB Paru di Kabupaten Kebumen tahun 2006

HASMI, dr. Iswanto, SpP

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Lapanga

Latar belakang:Tuberkulosis paru (TB) telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia dan di Indonesia masih menjadi penyebab kematian utama setelah penyakit jantung dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hasil survei kesehatan nasional tahun 2001 menunjukkan bahwa sekitar 9% penyebab kematian di Indonesia adalah karena penyakit tuberkulosis. Di Kabupaten Kebumen, kasus TB paru masih menduduki urutan ke empat dalam 10 besar penyakit pada rawat jalan puskesmas, dan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tingginya kasus TB paru di masyarakat Kebumen tidak lepas dari pengaruh lingkungan, pengetahuan dan perilaku penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara lingkungan perumahan, pengetahuan dan perilaku penderita TB paru dengan kasus baru TB paru di Kabupaten Kebumen. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional study yang dilakukan di Kabupaten Kebumen dengan mengambil sampel penderita TB paru BTA positif hasil pemeriksaan petugas laboratorium selama 1 tahun yakni Juli 2004- Juni 2005, kemudian diwawancarai dan diobservasi kondisi lingkungan perumahannya. Hasil penelitian: Hasil analisis bivariat dan multivariat menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara kepadatan hunian dalam rumah penderita TB paru dengan kasus baru dalam rumah di Kabupaten Kebumen p= 0,028 OR=6,76 (CI 95%:1,22-37,2) serta variabel pengetahuan penderita juga berhubungan dengan kasus baru TB paru dengan nilai p=0,029 OR=7,60 (CI 95%:1,22-46,8). Sedangkan sub variabel lain yang tidak berhubungan adalah kepadatan hunian kamar, ventilasii rumah, pencahayaan, kelembaban dan jenis lantai. Kesimpulan: Ada hubungan antara kepadatan hunian rumah dan pengetahuan penderita TB paru dengan kasus baru TB paru dalam rumah di Kabupaten Kebumen.

Background: Lungs tuberculosis has infected one third of world population and in Indonesia it has being a main cause of death after heart disease and a public health problem. The result of national health survey 2001 indicated that 9% of cause of death in Indonesia was tuberculosis disease. At District of Kebumen, the case of lungs tuberculosis is the fourth of 10 main diseases of outpatient at community health center, and at increase every year. Great case of lungs tuberculosis among Kebumen Community is closely related to impact of environment, knowledge and behavior of patients. Objective: The objective of the study was to find out whether there were relationship between housing environment, knowledge and behavior of lungs tuberculosis patient and new cases of lungs tuberculosis at Kebumen District. Method: The study was observational of with cross sectional an was design conducted at Kebumen District. Samples were patients of lungs tuberculosis of positive Acid Fast Baccilus identified by laboratory staff from July 2004 to June 2005. They were interviewed and their housing environment was observed. Result: The result of bivariable and multivariable analyses showed that there was significant relationship between density of housing occupancy with p=0.028 OR=6,78 (CI 95%:1.22 – 37,2), and there was significant relationship between knowledge of lungs tuberculosis patients and new cases p=0.029 OR=7,6 (CI 95%:1.2 - 46,8), and other non related subvariables were housing environment of lungs patients, Whereas other non related subvariables of environment housing were density of room occupancy, house ventilation, lighting , humidity and types of floor. Conclusion: There were relationship between density of housing occupancy and knowledge of lungs tuberculosis patients and new cases of lungs tuberculosis at home at District of Kebumen.

Kata Kunci : Epidemiologi Penyakit,TB Paru,Lingkungan Perumahan, lungs tuberculosis, environment, knowledge, behavior


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.