Hubungan periodontitis pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah di Kabupaten Sleman
DHARMAWIDJAJA, Isa, Prof.dr. M. Hakimi, SpOG.,PhD
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi LapangaLatar Belakang : Kecenderungan peningkatan kasus Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan upaya penekanan angka kematian bayi maka diperlukan pencarian faktor-faktor risiko baru yang diperkirakan sebagai pencetus kejadian. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara periodontitis pada masa kehamilan dengan kejadian bayi berat lahir rendah , yang hasilnya diharapkan dapat bermanfaat sekaligus dapat sebagai pengetahuan untuk faktor-faktor risiko penting terhadap kejadian bayi berat lahir rendah di Kabupaten Sleman. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kasus-kontrol. Kasus berjumlah 68 orang yang diambil dari RSUD, RB, puskesmas perawatan di Kabupaten Sleman. Kontrol dengan jumlah yang sama ditentukan dengan pencocokan individu umur ibu saat hamil. Untuk penelusuran riwayat pemajanan faktor risiko digunakan kuesioner dan untuk penegakkan diagnosis periodontitis digunakan pengukuran kedalaman pocket gingiva. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat kondisional logistik. Hasil : Dalam penelitian ini periodontitis terbukti berhubungan terhadap kejadian BBLR di Kabupaten Sleman, dalam model multivariat dengan OR= 4,75. Kepada pemerintah daerah Sleman perlu digalakkan secara intensif upaya promotif kepada masyarakat dan juga kepada organisasi profesi tentang pemeriksaan gigi sebelum dan selama kehamilan.
Background: Increasing cases of low birth weight and infant mortality require the identification of new risk factors which are presumed as an impetus such cases. Objective: The objective of the study was to identify the relationship between periodontitis during pregnancy and occurence of low birth weight, the result of which was expected to be both beneficial and used as knowledge for important risk factors of low birth weight at District of Sleman. Method: The study used a case control design with as many as 68 cases taken from local hospital, childbirth clinics and nursing public health center at District of Sleman. Controls of equal number were determined by individual matching of mothers' age during pregnancy. Questionnaires were used to find out exposure of risk factors and measurement of gingiva pocket depth was used to ensure periodontitic diagnosis. Data analysis used univariable, bivariable, and logistic conditional multivariable techniques. Result: The result of the study indicated that periodontitis had relationship occurence of low birth weight at District of Sleman. Promotive efforts should be intensified to the community and professional organizations about dental examination prior and during pregnancy. Conclusion: There was relationship between periodontitis pregnant mothers and occurence of low birth weight at District of Sleman.
Kata Kunci : Bayi Berat Lahir Rendah,Periodontitis, risk factors, low birth weight.