Laporkan Masalah

Hubungan antara kejadian malaria dengan status gizi balita di Kecamatan Kokap dan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Propinsi D.I. Yogyakarta

TARMIDZI, M, Prof.dr. Soesanto Tj., MCommH.,DTM and H.,M.Sc

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Lapanga

Latar Belakang. Malaria merupakan masalah kesehatan terbesar di Kabupaten Kulon Progo yang termasuk kategori kabupaten high case incidence (HCI), terutama di 2 kecamatan (4 puskesmas) di wilayah Bukit Menoreh yaitu Kecamatan Kokap dan Samigaluh. Penyakit malaria adalah salah satu penyakit infeksi yang dapat mempengaruhi status gizi. Hubungan timbal balik keadaan gizi dengan infeksi (dalam hal ini adalah malaria) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang prevalen di dunia, karena belum diketahui secara pasti apakah malaria mempengaruhi status gizi balita atau sebaliknya. Metode. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kokap dan Samigaluh mulai bulan Agustus 2004 dengan rancangan penelitian retrospective studies/nested casecontrol. Subyek penelitian adalah penderita status gizi kurang dan buruk, sedangkan kontrol adalah yang tidak menderita status gizi kurang dan buruk. Data diolah menggunakan software SPSS versi 10.0 dan Epi Info 2000. Analisis statistik dilakukan secara bivariat. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa kejadian malaria tidak berhubungan dengan status gizi balita di Kecamatan Kokap dan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Propinsi D.I Yogyakarta dengan kemaknaan secara statistik p>0,05. Kekuatan hubungan dinyatakan dengan OR=1,54 CI95% (0,620,05). Kesimpulan. Kejadian malaria tidak berhubungan dengan status gizi pada balita di Kecamatan Kokap dan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Propinsi D.I Yogyakarta.

Background. Malaria is a major health problem in Kulon Progo Regency which has high case incidence (HCI) category, especially in two subdistricts (four public health centres) of Kokap and Samigaluh. Malaria is one of infectious diseases that can affect the nutritional status. The relationship of nutritional status and malaria still controversial in the world, especially to children under five years old. Methods. This study was conducted in Kokap and Samigaluh subdistricts for 3 months period, starting on August 2004 with retrospective study/nested case control design. The subject of this study were those children under five years cases who had under nutrition and severe malnutrition. The controls were those who had no malnutrition. The data were processed by SPSS version 10.0 and Epi Info software program. The statistical calculation include bivariate analysis. Results. The results of analysis showed that there were not association between malaria and nutritional status in under five years children in Kokap and Samigaluh subdistricts of Kulon Progo region, Province of D.I Yogyakarta by p>0,05. The power of association showed by odds ratio (OR)= 1,54 CI95%(0,620,05). Conclusión. There were not association between malaria and nutritional status of under five years children in Kokap and Samigaluh subdistricts of Kulon Progo region, Province of D.I. Yogyakarta.

Kata Kunci : Malaria,Status Gizi Balita


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.