Efektivitas ekstrak eter biji Srikaya (Annona squamosa) terhadap kematian Aedes aegypti
NURJANI, Prof.Dr.dr. H. Soeyoko, SU.,DTM and H
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan KerjaAedes aegypti L merupakan nyamuk yang tersebar luas di dunia dan diketahui telah berkembang menjadi berbagai variasi intra spesies yang menunjukkan perbedaan penting seperti kapasitas vektorial dan merupakan salah satu vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Alternatif pemberantasan penyakit ini adalah dengan mengendalikan kepadatan populasi vektornya. Salah satu yang dapat dikerjakan adalah memanfaatkan Annona squamosa Linn. Ekstraksi biji A. squamosa menggunakan eter, kemampuan toksisnya meningkat menjadi 50 -150 kali dibandingkan racun yang terkandung dalam minyak hasil pengepresan biji.Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui efektivitas ekstrak eter biji A.squamosa (biji srikaya) terhadap kematian Aedes aegypti. Ekstra biji Annona quamosa dilakukan dengan metode maserasi menggunakan eter selama 24 jam, kemudian filtrat diuapkan sampai didapatkan ekstrak kental (berat konstan). Pada penelitian ini digunakan kelompok perlakuan dan kontrol terdiri dari 25 ekor nyamuk Aedes aegypti pada Uji Efektifitas dan 15 nyamuk pada uji residu. LC 90 didapatkan dari analisis Probit uji efektifitas. Hasil uji efektifitas dengan konsentrasi 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 % menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan jumlah kematian maupun prosentase kematian Aedes aegypti (p>0.05). Tetapi hasil analisa probit LC90 didapatkan 2.97 – 6.21 (3 – 6 jika dibulatkan) dan mediannya = 3.92 % (4%) dan konsentrasi 6 % yang diambil sebagai patokan karena dapat mematikan semua nyamuk. Hasil uji residu ekstrak eter biji srikaya konsentrasi 6% tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hari 1, hari 2, hari 3 maupun dengan kontrol (p> 0.05).
The Aedes aegypty L is a species of mosquito that spread in all over world and known have developed become several of inter-species that show significant differences likes vectors capacity and it was the one of disease vectors. The bloody dengue still becomes a serious problem in Indonesia. The alternative to destroy this disease is by controlling the density of the vectors. One of the efforts is by using Annona squamosa Linn. The extraction of A. squamosa seeds using ether or petroleum ether, the toxic ability increase 50 – 150 times. The objective of study is to determine the effectiveness of annona seed to the mortality of Aedes aegypti. Extraction of annona seed was done by maceration methods using ether during 24 hours, and then the filtrate is vaporized until the thick extract left (in constant weight). In this study used treatment and control groups and involved 25 Aedes aegypti mosquito in effectiveness test and 15 mosquitos in residual test. The LC90 was resulted from effectiveness Probit test. The effectiveness test with: 1, 2, 3, 4, 5, and 6%, was showing that there was no significant difference in number or percentage of Aedes aegypti mortality (p > 0.05). Instead, the LC90 probit analysis resulted 2.97 – 6.21 (3 – 6 unanimously) and the median was 3.92% (4%) and 6% of concentration stated as references because could destroyed all mosquito. The residual test result of ether annona seed with 6% concentration not showed significant different between 1st, 2nd, and 3rd day or even the control (p > 0.05).
Kata Kunci : Kesehatan Lingkungan,Aedes Aegypti,Ekstrak Eter Biji Srikaya