Laporkan Masalah

Bobot pengaruh dukungan sosial terhadap kekambuhan Skizofrenia di RS Dr. Sardjito Yogyakarta

PURWANTA, Prof.Dr.dr. Soewadi, MPH.,Sp.KJ(K)

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

Latar belakang : Pasien yang berobat ke SMF Jiwa RS Dr. Sardjito Yogyakarta, sebagian besar (lebih dari 50%) didiagnosis sebagai skizofrenia. Diantara pasienpasien tersebut, sekitar 75% pernah dirawat sebelumnya atau merupakan pasien rawat ulang. Perjalanan klasik skizofrenia adalah adanya eksaserbasi dan remisi. Terdapat berbagai faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia. Tujuan : Untuk mengetahui bobot pengaruh dukungan sosial terhadap kekambuhan skizofrenia di Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta. Metoda : Penelitian ini merupakan suatu penelitian cross sectional deskriptif analitik. Penelitian dilakukan di SMF Jiwa RS Dr. Sardjito Yogyakarta, pada bulan Mei – Juli 2006. Populasi penelitian adalah pasien skizofrenia di SMF Jiwa RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Sampel penelitian diambil secara systematic sampling sesuai dengan jumlah sampel minimal dari pasien skizofrenia di bagian jiwa RS Dr Sardjito Yogyakarta yang berobat jalan dan rawat mondok dari bulan Mei – Juli 2006. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner data pribadi dan kuesioner dukungan sosial dari Sarason. Data penelitian dianalisis dengan chi-square dan regresi logistik. Hasil : Hubungan antara dukungan sosial (kepuasan dan kuantitas) dengan kekambuhan skizofrenia dianalisis dengan chi-square. Hubungan antara subdukungan sosial (emosional, instrumental, dan informasi) dengan kekambuhan skizofrenia dianalisis dengan chi-square. Bobot pengaruh dukungan sosial terhadap kekambuhan skizofrenia dianalisis dengan regresi logistik.

Background : The most patients (over than 50%) to see a doctor at Psychiatric Department of Dr Sardjito Hospital was diagnosed as schizophrenia. Among those patients, about 75% have been ever hospitalized previously. The classic course of schizophrenia is exacerbation and remission. There is many factors related with the relapse of schizophrenia. Aims : To determine the influential degree of social support to relapse of schizophrenia at Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta. Methods : This is a cross-sectional analytic descriptive study. The study will be conducted at Psychiatric Department of Dr Sardjito Hospital, on May to July 2006. The population are patients of schizophrenia at Psychiatric Department of Dr Sardjito Hospital. The samples are outpatient and inpatients at Psychiatric Department of Dr Sardjito Hospital that included by systematic sampling. The instrument of study is Sarason’s Social Support Questionnaire and personal identity questionnaire. The data were analyzed with chi-square ang logistic regression. Results : The correlation between the social support (satisfaction and quantity) and relapse of schizophrenia will be analyzed with chi-square. The correlation between the social support subscale (emotional, instrumental and informational) and relapse of schizophrenia will be analyzed with chi-square. Whereas, the influential degree of social support to relapse of schizophrenia were analyzed with logistic regression.

Kata Kunci : Skizofrenia,Kekambuhan,Dukungan Sosial, social support – relapse – schizophrenia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.