Pengaruh latihan berbentuk Range of Motion (ROM) terhadap fleksibilitas sendi dan kekuatan otot pada lansia di Panti Wreda Wening Wardoyo Ungaran
ULLIYA, Sarah, dr. Bambang Soempeno
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan BiomedisProses menua secara fisiologis akan mengurangi segala fungsi organ, salah satunya adalah sistem muskuloskeletal yang menyebabkan keterbatasan pergerakan. Berkurangnya penggunaan sendi dapat menurunkan aktivitas fisik. Latihan Berbentuk Range of Motion (ROM) merupakan latihan alternatif, bagi lansia yang akan memulai program selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan efektivitas latihan ROM terhadap fleksibilitas sendi dan kekuatan otot. Jenis penelitian ini adalah pre and post test design. Subyek penelitian ini adalah lansia yang memenuhi kriteria inklusi di Panti Wreda, sebanyak 8 orang. Subyek melakukan latihan ROM 5x dalam seminggu selama 6 minggu. Pengukuran fleksibilitas sendi dan kekuatan otot dilakukan pada sebelum, setelah 3 minggu dan setelah 6 minggu latihan. Ada peningkatan yang bermakna pada pengukuran pertama-kedua dan pertama-ketiga pada tulang belakang dan sendi pergelangan tangan ; pengukuran pertama dan kedua pada sendi bahu dan lutut ; pengukuran pertama dan ketiga pada sebagian gerakan sendi siku ; pengukuran pertama-kedua dan pertama-ketiga pada sebagian gerakan sendi pangkal paha. Kekuatan tarik otot bahu tidak meningkat bermakna dan kekuatan dorong otot bahu meningkat bermakna pada pengukuran pertama dan ketiga. Kesimpulan pada penelitian ini adalah latihan berbentuk ROM selama 6 minggu dapat meningkatkan fleksibilitas sendi, rerata peningkatan tertinggi ada pada sendi pergelangan tangan yaitu sebesar 74,27% dan terendah 3,2% pada sendi siku serta dapat meningkatkan kekuatan dorong otot bahu pada lansia yang tidak aktif.
Aging is a physiological process, that will reduce the function of all organs, among other the musculoskeletal system, that cause a movement limitation. Underuse of the joints will reduce the physical activities. ROM exercise is an alternative exercise for the elder who will begin the next exercise program. This study is an investigation whether ROM exercise can improve the joint’s flexibility and muscle’s strength. This is an experimental study, with pre and post test design. The subjects are eigth elder, who will do the ROM exercise five times a week during six weeks. The joint’s flexibility and muscle’s strength are measured before, after third and sixth week ROM exercise. There are significant increased of means on the first-second and first-third measurements at the wrist joint and spine ; first-second measurements at the shoulder and knee joint ; first-third measurement in most movements of the elbow ; first-second and first-third measurements in most movements of the hip joint. There is no significant increased on the pull’s strength of the shoulder’s muscle and there is a significant increased on the first-third measurement on push’s strength of the shoulder’s muscle. The conclusion of this study is that ROM exercise during six weeks can improve the joint’s flexibility until 74,27% at the wrist joint and the lowest 3,2% at the elbow joint. The ROM exercise can improve the muscle’s strength of inactive elder.
Kata Kunci : Lansia,Otot Sendi,Latihan Range of Motion