Pengaruh ekstrak etanol tanaman Ceplukan (Physalin angualata Linn.) terhadap sel kanker payudara MCF-7 :: Kajian aktivitas sitotoksik, antiproliferatif dan penghambatan ekspresi Cox-2
SUTRISNA, EM, Dr.Med.Dr. Indwiani Astuti
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan BiomedisTanaman Ceplukan (Physalis angulata Linn) dalam beberapa penelitian mempunyai efek sitotoksik pada beberapa sel kanker line secara in vitro. Beberapa mekanisme efek sitotoksik tersebut telah diteliti tetapi belum ada yang mengaitkan mekanisme sitotoksik tersebut dengan peranan siklooksigenase-2 (COX-2). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dan anti proliferatif ekstrak etanol Ceplukan (Physalis angulata Linn) terhadap sel kanker payudara MCF-7 dan mekanisme sitotoksiknya dalam kaitannya dengan peran COX- 2 Uji efek sitotoksik ekstrak etanol P. angulata Linn dilakukan dengan metode triphan biru dan diamati secara visual pada inkubasi 24 jam. Uji aktivitas anti proliferatif dilakukan dengan pengamatan visual setelah inkubasi 24, 48 dan 72 jam. Sedang uji penghambatan ekspresi COX-2 dilakukan dengan pengecatan imunohistokimia setelah inkubasi 24 jam dan diamati secara visual dengan mikroskop binokuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol P. angulata Linn. memiliki aktivitas sitotoksik dengan IC50 29,2067±1,2602 ug/mL dan dapat menghambat proliferasi sel dengan pemanjangan nilai doubling time 5,04 kali pada konsentrasi 20 ug/mL sedang pada konsentrasi 10 ug/mL dan 5 ug/mL terjadi pemanjangan nilai doubling time berturut turut 3,69 kali dan 2,44 kali. Esktrak etanol P. angulata Linn mempunyai efek penghambatan terhadap ekspresi COX-2 dengan IC50 sebesar 37,5670±3,1092 ug/mL
Ceplukan plant (Physalis angulata Linn) in some researches has cytotoxic effect in some cancer line cell in vitro. Some of cytotoxic effect mechanisms have been studied but there hasn’t been any study that correlates the cytotoxic mechanism to cyclooxygenase-2 (COX-2) roles. The aims of the research is to investigate cytotoxic and antiproliferative activity of the ethanol extract Physalis angulata Linn. on breast cancer cell MCF-7 and to study cytotoxic mechanism in relation with the role of COX-2. Test of cytotoxic effect of P. angulata Linn. of the ethanol extract is done by triphan blue method and examined visually in 24 hours incubation. Test of antiproliferative activity is done by examining visually after 24, 48 and 72 hours incubation. Meanwhile, the expression of COX-2 is studied by imunohistochemistry staining method after 24 hours incubation and examined visually under transmission binocular microscope. The results of this research shows that the ethanol extract of P. angulata Linn. has cytotoxic activity with IC50 29,2067±1,2602 and it has antiproliferative activity with prolonged doubling time 5,04 times in 20 ug/mL. concentration, while in 10 ug/mL and 5 ug/mL there is prolonged doubling time continuously 3,69 times and 2,44 times. The ethanol extract of P. angulata Linn. inhibits COX-2 expressions with IC50 37,5670±3,1092 ug/mL
Kata Kunci : Sel Kanker Payudara, Tanaman Ceplukan, Physalis angulata Linn, cytotoxic, antiproliferative and cyclooxygenase- 2.