Pengaruh pemberian minyak buah merah (Pandanus conoideus Lam.) terhadap tekanan darah, kadar Malondialdehid (MDA) dan vitamin E hewan model preeklamsia
SUGIRITAMA, I Wayan, Prof.Dr. H. Moh. Hakimi, PhD.,Sp.OG
2006 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan BiomedisStres oksidatif pada sirkulasi sistemik yang dipicu oleh gangguan perfusi pada plasenta merupakan penyebab terjadinya disfungsi endotel. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa disfungsi endotel merupakan penyebab munculnya gejala klinik preeklampsia. Adanya kenyataan bahwa stres oksidatif berperan dalam patogenesa preeklampsia memberikan harapan untuk mencegah preeklampsia dengan memberikan antioksidan sejak awal kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian minyak buah merah yang banyak mengandung antioksidan vitamin E dan β-karotin terhadap tekanan darah, stres oksidatif (MDA) dan kadar antioksidan vitamin E plasma hewan model preeklampsia. Tikus putih strain Wistar 32 ekor hamil hari pertama dibagi mejadi 4 kelompok. Hari Ke-6 kehamilan diukur tekanan darah dan proteinuria pretest, mulai hari ke-7 sampai hari ke-20 kehamilan kelompok I diberi aquades, kelompok II, III, dan IV masing-masing diberi minyak buah merah peroral 0.15 ml/hari, 0,3 ml/hari, dan 0,6 ml/hari. Hari ke-7 sampai ke-14 kehamilan semua kelompok diberi stres bising, hari ke-7 sampai ke-20 kehamilan diberi stres overpopulasi. Hari ke-18 kehamilan diberi stres akut dan pengukuran tekanan darah posttest, kemudian hari ke-20 dilakukan pengukuran proteinuria posttest, MDA dan vitamin E plasma. Pemberian minyak buah merah dapat mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah dan proteinuria pada kelompok II, III dan IV. Kelompok I mengalami peningkatan tekanan darah dan proteinuria. Minyak buah merah dapat mencegah stres oksidatif pada kelompok II, III dan IV. Terdapat perbedaan bermakna (p<0.05) kadar MDA plasma antara kelompok I dengan kelompok II, III dan IV, dan antara kelompok IV dengan kelompok I, II dan III. Kadar MDA tertinggi pada kelompok I dengan rata-rata 9,13 mml/L, sedangkan kadar MDA plasma pada kelompok II, III, dan IV masing-masing 5,1 mml/L, 4,87 mml/L, dan 7,5 mmol/L. Minyak buah merah dapat meningkatkan kadar vitamin E plasma kelompok II, III dan IV. Terdapat perbedaan yang bermakna (p<0.05) kadar vitamin E plasma antara kelompok I dengan kelompok II, III, dan IV, dan antara kelompok IV dengan kelompok I, II dan III. Kadar vitamin E tertinggi pada kelompok IV dengan rata-rata 23,54 μg/ml dan yang terendah pada kelompok I dengan rata-rata 14,87 μg/ml. Pengujian korelasi bivariat mendapatkan adanya hubungan negative (P<0.01) antara kadar MDA plasma dengan kadar vitamin E plasma, hubungan positif (p<0.01) antara kadar MDA dengan tekanan darah dan proteinuria, dan hubungan negatif (p<0.01) antara vitamin E plasma dengan tekanan darah dan proteinuria.
Oxidative stress at systematic circulation which is triggered by hypoperfusion of placenta represent as the cause of endothelial dysfunction. A lot of research prove that endothelial dysfunction represent the cause of appearance pre-eclampsia symptoms. Existence of fact that oxidative stress play a part in pathogenesis of pre-eclampsia give the expectation to prevent the pre-eclampsia by giving antioxidant since early pregnancy. This experiment was conducted to investigate the influence of Minyak Buah Merah which is a lot of containing antioxidant of vitamin E and β-carotene to blood pressure, oxidative stress ( MDA) and level of antioxidant vitamin E on the animal model of pre-eclampsia. In this experiment 32 pregnant Wistar rat were divided at random become 4 group on day 1 of pregnancy. The Blood pressure and proteinuria pretest were measured in day 7 of pregnancy, afterward start from day 7 until day 20 of pregnancy group I received aquades, group II, III, and IV were treated peroraly with Minyak Buah Merah 0,15 ml /day, 0,3 ml / day, and 0,6 ml / day. All of the groups were exposed to noisy stress from day 7 until day 14 of pregnancy, and overpopulation stress from day 7 until day 20 of pregnancy. On the day 18 of pregnancy, all of the groups were exposed to acute stress and blood pressure posttest measured. Then on day 20 of pregnancy the proteiuria posttest, MDA plasma level and vitamin E plasma level were measured. The result showed that Minyak Buah Merah can prevent the increased of blood pressure and proteinuria on groups II, III and IV. Group I experience the increased of blood pressure and proteinuria. Minyak Buah Merah can prevent the oxidative stress on groups II, III and IV. There are significant difference of MDA plasma level (p<0.05) among group I with the group II, III and IV, and among group IV with the group I, II and III. The highest MDA plasma level at group I with the mean 9,13 mml/L, while rate of MDA plasma level of groups II, III, and IV each 5,1 mml/L, 4,87 mm/L, and 7,5 mmol/ L. Minyak Buah Merah can increased the vitamin E plasma level on groups II, III and IV. There are significant difference vitamin E plasma levels (p<0.05) among groups I with the group II, III, and IV, and among group IV with the groups I, II and III. The highest vitamin E plasma level on the group IV with the mean 23,54 μg/ml and the lowest vitamin E plasma level on the group I with the mean 14,87 μg/ml. Examination with bivariate correlation showed that there are negative relationship ( P<0.01) between MDA plasma level and the vitamin E plasma level, positive relationship ( p<0.01) between MDA plasma level with the blood pressure and proteinuria, and negative relationship ( p<0.01) between vitamin E plasma level with the blood pressure and proteinuria
Kata Kunci : Tekanan Darah dan MDA Plasma,Minyak Buah Merah