Evaluasi arahan fungsi lahan dan pelaksanaan konservasi tanah dan air di daerah tangkapan air Danau Rawa Pening
BARTHOLOMEUS, Sudarno, Prof.Dr. H. Totok Gunawan, MS
2006 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPemanfaatan sumberdaya alam seringkali tanpa memperhatikan kelestariannya, sehingga mendukung munculnya ancaman bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, produktifitas menurun dan lain sebagainya. Untuk mengurangi resiko tersebut di atas, dicoba untuk melakukan penelitian di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Rawa Pening. Evaluasi arahan fungsi lahan berdasarkan tingkat bahaya erosi serta upaya konservasi tanah dan air yang telah dilakukan sebagai dasar pertimbangan untuk memberikan arahan tindakan konservasi dalam pengelolaan Daerah Tangkapan Air Danau Rawa Pening . Penelitian dengan memanfaatkan interpretasi citra satelit dengan menumpangsusunkan dengan peta jenis tanah, peta kemiringan dan peta curah hujan di DTA Danau Rawa Pening. Metode pendekatan sitem informasi geografis untuk menentukan lokasi kawasan lindung, kawasan penyangga, kawasan budidaya tanaman tahunan dan kawasan budidaya tanaman semusim. Pemetaan yang didapatkan dipadukan dengan penggunaan lahan saat sekarang berupa hutan, belukar, hutan sejenis, hutan rakyat, kebun campur, perkebunan, persawahan, tanah tandus, tegalan, pemukiman/kampung dan danau/waduk. Hasil perhitungan memperoleh nilai erosi kelas berat 13.718,76 Ha (54,70%), erosi klas sedang 8.498,24 Ha (33,88%) dan erosi klas ringan 2.962 Ha (11,81%). Perhitungan arahan fungsi lahan yang diperoleh adalah fungsi lindung 4.017 Ha (19,62%), fungsi penyangga 5.019 (20,02%), fungsi budidaya tanaman tahunan 9,187 Ha (36,65%) dan budidaya tanaman semusim 5.944 Ha (23,91%).
The exploitation of natural resources tend to give no regard to their preservation,as the result, natural disasters such as flood, land slide, drought and decreasing productivity loam large. The objective of the research is to know the type and the condition of land use and to evaluate land use based on the land conservation purpose of land utilization and the level of erosion hazard as a basic consideration in management planning of catchment area in Rawa Pening Lake. The research was conducted based on satelite interpretation of catchment area in Rawa Pening Lake , topographic map, soil map, and errosivity map. Using geographic information system for determine the protection area, buffer area, perrenial culture area and annual culture area. The result of mapping was overlaid with existing land use systems were bush, monoculture forest, village , mix cropping, private estate, irrigation land, critical soil, dry land, and lake. The result showed that were classified into heavy erosion 13.718,76 Ha (54,70%), moderate erosion 8.498,24 Ha (33,88%) and light erosion 2.962 Ha (11,81%). The result of land function utilization as protection area is 4.017 Ha (19,62%), buffer area is 5.019 (20,02%), perennial area is 9,187 Ha (36,65%) and annual culture area is 5.944 Ha (23,91%).
Kata Kunci : Konservasi Tanah dan Air,Erosi,Daerah Tangkapan Air, Erosion-Conservation-Land Use