Laporkan Masalah

Peranan vegetasi mangrove dalam pengendalian pencemar dan sedimen :: Studi kasus Kawasan Rehabilitasi Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap Jawa Tengah

SUSETYANINGSIH, Retno, Prof.Dr.Ir. H. Djoko Marsono

2006 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Tumbuhan mangrove mempunyai kecenderungan untuk mengakumulasi logam-logam berat yang terdapat dalam ekosistemnya, selain dapat memacu laju sedimen juga mampu memperkecil laju abrasi. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan rehabilitasi hutan mangrove Segara Anakan Cilacap dengan tujuan sebagai berikut : (1) Mengetahui komposisi dan kerapatan jenis mangrove dominan yang ada di perairan Donan; (2) Mengetahui perbedaan kemampuan penyerapan logam berat Cu, Ni dan Fe dalam organ tumbuhan mangrove yaitu pada akar, cabang dan daun; (3) Mengetahui pengaruh kerapatan dan lebar akar terhadap kemampuan mangrove dalam pengendalian sedimen. Penelitian ini dilakukan dengan mengindentifikasi jenis tumbuhan mangrove yang ada di perairan donan untuk mencari dua jenis mangrove yang dominan, selanjutnya dilakukan analisis untuk mengetahui perbedaan kemampuan penyerapan logam berat Cu, Ni dan Fe dalam organ tumbuhan mangrove dominan yang ada di perairan Donan. Kemampuan mangove sebagai pengendali sedimen dilakukan dengan mencari pengaruh kerapatan dan lebar akar terhadap kedalaman sedimen dalam hutan mangrove. Analisis statistik dengan menggunakan Analisis varian RCBD pada taraf uji 5 % untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan penyerapan logam berat pada organ tumbuhan mangrove dan analisis korelasi dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kerapatan dan lebar akar terhadap kedalaman sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rhizophora mucronata dan Bruguiera gymnorrhiza merupakan jenis yang dominan yang dapat tumbuh pada lokasi hutan mangrove cilacap baik hutan bagian dalam, hutan bagian tengah maupun hutan arah ke laut. Tumbuhan mangrove terutama Rhizophora mucronata dan Bruguiera gymnorrhiza dapat mengurangi logam berat Cu, Ni dan Fe dalam sedimen diperairan sungai donan. Dari hasil analisa ditemukan bahwa kemampuan Rhizophora mucronata dan Bruguiera gymnorrhiza dalam mengakumulasi logam berat Cu, Ni dan Fe dikategorikan pada tingkat rendah sampai sedang dengan nilai Faktor biokonsentrasi antara 0,088 sampai dengan 237,99. Kemampuan tersebut berbeda di setiap bagian organ tumbuhan, akumulasi logam berat Cu, Ni dan Fe mengikuti urutan akumulasi pada akar lebih besar daripada akumulasi logam berat pada cabang, akumulasi logam berat pada cabang lebih besar dari pada akumulasi logam berat pada daun tumbuhan mangrove. Kerapatan dan lebar akar hanya memberikan pengaruh pada kedalaman sedimen sebesar 11,5 % ini menunjukan bahwa masih banyak faktor lain yang mempengaruhi terjadinya perbedaan kedalaman sedimen pada setiap lokasi pengamatan

Mangrove has a tendency not only to accumulate heavy metal present in its habitat ecosystem, but also to enhance sediment growth to reduce abrasion. The research locates in the mangrove forest rehabilitation area of Segara Anakan Cilacap, Central Java and aims to: (1) study the composition and density of dominant types of mangrove in Donan water; (2) to study the difference of mangrove capacity to absorb heavy metals Cu, Ni and Fe, particularly by the organs of roots, branches, and leaves; (3) to study the effect of mangrove roots density and width on its capacity to control sediment. The research conducts identification of mangrove types in Donan water in order to select two that are dominant, and then continues with analysis to find out their capacity to absorb heavy metals CU, Ni and Fe, particularly by the roots, branches, and leaves. The research measures Mangrove capacity to control sediment by studying the effect of its roots density and width on the depth of sediment in mangrove forest. The research uses statistic analysis of RCBD Variance at 5% test level in order to determine the difference of organs capacity to absorb heavy metals and correlation analysis to study the effect of root density and width on sediment depth. The research results show that Rhizophora mucronata and Bruguiera gymnorrhiza are dominant types growing in the mangrove forest of Cilacap, both in the inner, middle parts and in the outer part jotting out to the sea. The mangrove of Rhizophora mucronata and Bruguiera gymnorrhiza are able to reduce heavy metals Cu, Ni, and Fe in the Donan river sediment. The analysis results reveal that the capacity of Rhizophora mucronata and Bruguiera gymnorrhiza to accumulate these metals falls into a category of low to medium range, with a value of bio-concentration factor between 0.088 – 237.99. The capacity differs in each plant organ; the accumulation of heavy metals Cu, Ni, and Fe follows this order: the roots (the highest), branches, and leaves (the lowest). Root density and width give only 11.5% effect to sediment depth, which shows that other factors also affect the depth of sediment in the research locations.

Kata Kunci : Hutan Mangrove,Pencemaran dan Sedimentasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.