Bank garansi sebagai jaminan dalam perjanjian pemborongan pada Bank Pembangunan Daerah di Kabupaten Mojokerto
FIRDANA, Ihwan, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS
2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)Tesis ini meneliti tentang bank garansi sebagai jaminan dalam perjanjian pemborongan di Kabupaten Mojokerto. Ada dua masalah yang diteliti dalam penelitian ini yaitu peran bank garansi dalam menjamin pelaksanaan proyek yang dijaminnya dan kendala yang ditemui dalam pelaksanaan bank garansi dan bagaimana cara mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dan penelitian empiris. Penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian dengan menerangkan ketentuan-ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, dihubungkan dengan kenyataan yang ada di lapangan, kemudian dianalisis dengan membandingkan antara tuntutan nilai-nilai ideal yang ada dalam peraturan perundang-undangan dengan kenyataan yang ada di lapangan. Dalam mengumpulkan data digunakan wawancara. Wawancara adalah tanya jawab secara langsung dengan responden dan narasumber. Wawancara yang dilakukan ada dua macam, yaitu wawancara berstruktur dan wawancara tidak berstruktur atau menggunakan kombinasi keduanya. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa peranan bank garansi dalam perjanjian pemborongan sangat penting, yaitu manakala terjadi wanprestasi oleh pemborong maka pihak bank penyelenggara bank garansi akan memberikan ganti rugi kepada pemilik proyek. Dalam prakteknya tidak ada kendala yang ditemui dalam pelaksanaan bank garansi di BPD Kabupaten Mojokerto. Hal ini dikarenakan para pemborong yang ingin mendapatkan proyek tidak akan segan-segan untuk mengusahakan bank garansi dari bank yang ditunjuk, karena apabila pemborong mendapatkan proyek tersebut, maka ia akan mendapatkan keuntungan yang besar dari proyek itu.
The thesis researched about bank guarantee as guarantee in developing agreement in Mojokerto Regency. There are two problems here, first, the role of bank guarantee in guarantee the implementation of project and the barrier in bank guarantee implementation and the solving problem. The researches were judicial normative research and empirical research. The judicial normative research was the research that explained the rules in existing law, related with the fact in field, then analyzed by comparing between ideal values in law regulation and the fact in the field. The method of collecting data was through interview. Interview was a direct questions and answers with the respondents. There were two kinds of interview, structurally interviewed and unstructurally interviewed, or the combination of the two. Structurally interviewed was the interview based on prepared questions beforehand. While the unstructurally interviewed was the spontaneous questions at the time of interview conducted. Based on the data analysis can be concluded that the role of bank guarantee in guarantee the implementation of project is when the violation happen, that is the bank which be guarantor give the substitution to the project owner as soon as possible, so that the project will be done fluently. In the fact there is no barrier in bank guarantee implementation in Mojokerto Regency BPD. This is because the developer who want get the project with pleasure will fulfill bank guarantee to the project.
Kata Kunci : Hukum Perjanjian,Jaminan,Garansi Bank,Bank Guarantee, Developing Agreement