Laporkan Masalah

Perlindungan hukum bagi pembeli dalam transaksi jual beli mobil dengan cara indent di Kota Yogyakarta

ALIWARMAN, Fauzul, Dr. Siti Ismijati Jenie, SH.,CN

2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum

Penelitian mengenai perlindungan hukum bagi pembeli dalam transaksi jual beli mobil dengan cara indent di Kota Yogyakarta merupakan penelitian yang bersifat yuridis empiris. Tujuannya untuk mengetahui implementasi perjanjian jual beli mobil dengan cara indent dan menguraikan perlindungan hukum terhadap pembeli karena praktek indent mobil. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Yogyakarta melalui penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder dan penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer. Penentuan sampel dilakukan secara purposive. Responden terdiri dari 20 (dua puluh) orang pemilik mobil dan dua dealer kendaraan roda empat dengan Kepala Dinas INDAKOP Propinsi DIY, Kepala Dinas Perekonomian Kota Yogyakarta, YLKI Cabang Yogyakarta dan BPSK Kota Yogyakarta sebagai nara sumber. Data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Selanjutnya, ditarik kesimpulan dengan menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa implementasi perjanjian jual beli mobil baru dengan cara indent di Kota Yogyakarta dilakukan melalui suatu mekanisme yang rapi, namun dalam prakteknya terjadi begitu banyak penyimpangan, di antaranya penyerahan barang yang tidak tepat waktu tanpa adanya kompensasi atas keterlambatan tersebut, pihak penjual bebas menarik diri atau membatalkan dan merubah isi dari perjanjian, pihak pembeli dalam banyak kasus tidak pernah menandatangani dan tidak diberikan salinan perjanjian pembelian mobil yang telah disepakati, sehingga kondisi ini ini sangat rentan terabaikannya perlindungan hukum bagi pihak pembeli. Perlindungan hukum terhadap pembeli dalam transaksi perjanjian jual beli mobil baru dengan cara indent belum terlaksana secara efektif dan hak-hak pembeli sebagai konsumen cenderung tidak terlindungi, baik dalam tahapan perjanjian maupun dalam pelaksanaan perjanjian. Hal ini disebabkan posisi pihak pembeli yang lemah, sehingga tidak mempunyai bargaining power yang seimbang, adanya dominasi pihak dealer secara ekonomi dan psikologis terhadap pihak pembeli dan masih minimnya pemahaman dan kesadaran masyarakat akan hak-hak yang harus mereka peroleh.

The research on legal protection for purchaser in car sales transaction by indent in the town of Yogyakarta is empirical-juridical research. The research aims to study the implementation of car sales contract by indent and elaborate the legal protection for purchaser in car sales by indent. This research is conducted in the town of Yogyakarta by using both library research to obtain secondary data and field research to obtain primary data. The determination of sample is carried out by purposive sampling. The research respondents consist of 20 (twenty) car owners and two dealers of four wheeler vehicle. In additions, the resource persons of the research are Head of Industry, Trade and Cooperation Department of the Province of Yogyakarta (Dinas Industri, Perdagangan dan Koperasi), Head of the Economics Affairs of Yogyakarta, and Head of the Consumers Institute of Indonesia (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) in Yogyakarta as well as Head of the Institution of Consumer Dispute Resolution (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) of Yogyakarta. The obtained data in the research are analyzed by using qualitative method. Furthermore, it uses deductive method to come to the conclusion. The research result is analytical-descriptive. The research results reveal that the implementation of car sales contract by indent in the town of Yogyakarta is conducted in systematic mechanism, yet there are lot of deviations in practice, such as: the delay of goods delivery without any compensation of such delay, the freedom of the seller to withdraw from, or annul the contract and change the content of contract, in many cases, the absence of purchaser signature in the letter of contract, and undelivered copy of the letter of car sales contract for purchaser. Such mentioned above problems potentially caused the legal protection for consumer to be disregarded. The legal protection for purchaser in new car sales contract by indent is not going effectively yet. Purchaser rights as consumer are still unprotected well either in contract phase or in the contract implementation phase. It is caused by several things as follows: purchaser is in subordinate position to seller so that purchaser has no balanced bargaining power, the dealer’s domination to purchaser or consumer both economically or psychologically as well as the lack of peoples’ understanding and awareness to their rights which they should acquire.

Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Jual Beli,Transaksi Mobil,Indent, Legal Protection, Sales, Indent Car, Sales by Indent

  1. S2-PAS-2006-FAUZUL_ALIWARMAN-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-PAS-2006-FAUZUL_ALIWARMAN-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-PAS-2006-FAUZUL_ALIWARMAN-TABLE_OF_CONTENT.pdf  
  4. S2-PAS-2006-FAUZUL_ALIWARMAN-TITLE.pdf