Relevansi akta notaris dengan perlindungan hukum hak cipta karya musik dan lagu
SUROYUDO, Raden Ronggo, M. Hawin, SH.,LL.M.,Ph.D
2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketentuan UUHC yang mensyaratkan bahwa peralihan hak cipta harus dilakukan dengan perjanjian tertulis yang mana hal ini terkait dengan kewenangan notaris dalam membuat akta otentik. Dengan bertujuan untuk mengetahui relevansi akta notaris dalam pemberian perlindungan hukum hak cipta karya musik dan lagu dan untuk mengetahui mengenai pelaksanaan perlindungan hukum di bidang hak cipta karya musik dan lagu kaitannya dengan akta notaris, maka diharapkan tesis ini dapat membantu mengembangkan ilmu hukum bisnis di bidang hak cipta khususnya tentang perlindungan hukum hak cipta karya musik dan lagu dan sebagai masukan bagi pemerintah dalam rangka penyempurnaan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan hukum hak cipta. Adapun penelitian yang bersifat eksplanatoris ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, oleh karenanya titik tolak penelitian tertuju pada penelitian kepustakaan dengan menelaah dan mengkaji data sekunder yang diperoleh. Sebagai pelengkap data sekunder juga dilakukan penelitian lapangan dengan menggunakan pedoman wawancara dengan narasumber yang terdiri dari musisi dan kalangan Notaris. Melalui penelitian ini diketahui bahwa akta notaris itu bisa membuktikan pencipta sebagai pemegang hak, hal ini berkaitan dengan masalah pendaftaran hak cipta sebagai cara untuk membuktikan hak, akta notaris juga diperlukan manakala terjadi peralihan hak cipta atas dasar itu perlindungan hukumnya terletak pada keotentikan akta notaris. Oleh karenanya sebelum pendaftaran hak cipta, seseorang atau lebih dan badan hukum sekalipun harus melampirkan salinan akta notaris atau akta dibawah tangan sebagai alat bukti pemilikan hak dan peralihan hak ciptapun harus dilakukan dengan akta notaris atau akta dibawah tangan, walaupun dalam pelaksanaannya bisa dikatakan bahwa para pihak dalam mengalihkan hak ciptanya tidak pernah dituangkan kedalam akta notaris.
The research uses as background the regulation of Copyright Deed (UUHC) which requires that copyright transfer must be performed under a written agreement. It relates to the notary’s authority in producing an authentic deed. The research aims to investigate the relevance of the notarial deed in the giving of legal protection for copyright on musics and songs and to investigate the implementation of legal protection for copyright on music and song in relevance with the notarial deed. Therefore, the research is expected to give contribution to the development of business law science in the field of copyright, particularly in legal protection for copyright on musics and songs. It is also expected to give recommendation for the government in order to improve the rules of law on legal protection for copyright. The research is explanatory in nature and applies juridical normative method. Consequently, it emphasizes library research to obtain secondary data. It also conducts field research for support, which is conducted through guided interview with resource persons consisting of musicians and the notaries. The research results show that the notarial deed is able to give evidence that a particular song writer is the holder of copyright. It relates to copyright registration, which is a means to prove the rights. A notarial deed is also required for copyright transfer on which the legal protection is based upon. Therefore, for copyright registration, one or a group of applicant must enclose with the registration form a copy of notarial deed or underhanded deed as an evidence for the copyright and similarly, copyright transfer must be performed with a notarial deed or underhanded deed. In reality, however, the parties in a transfer of copyright never have it written on a notarial deed.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Hak Cipta Karya Musik dan Lagu,Akta Notaris, Notarial deed, Copyrights