Laporkan Masalah

Penyelesaian gugatan wanprestasi melalui mediasi

YUDIANI, Sularto, SH.,CN.,MH

2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui yang menjadi alasan para pihak untuk memilih penyelesaian gugatan wanprestasi melalui mediasi, dan untuk mengetahui pelaksanaan perdamaian melalui mediasi tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan keinginan para pihak yang telah menjadi kesepakatan mereka. Untuk mencapai penelitian ini digunakan cara peneltian dengan metode penelitian yang bersifat Empiris Yuridis, yaitu penelitian hukum dengan menitikberatkan pada penelitian lapangan, lalu untuk menunjang dan melengkapi fakta yang ada, dilakukan penelitian kepustakaan. Penelitian ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kantor para pihak atau kuasa hukumnya dan kantor Indonesian Institute for Conflict Transformation. Laporan hasil penelitian ini dianalisis kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan para pihak memilih penyelesaian gugatan wanprestasi melalui mediasi selain waktu yang lebih cepat dan biaya lebih murah yaitu hubungan yang terjalin dengan baik dapat dilanjutkan kembali dan para pihak dapat memilih merahasiakan perkara tersebut kepada publik atau atau perkara tersebut boleh dipublikasikan kepada publik. Perdamaian diantara mereka merupakan kesepatan yang telah mereka buat yang dibuat secara musyawarah dimana para pihak lebih mengutamakan menjalin hubungan baik diantara para pihak yang dituangkan dalam akta perdamaian sehingga dalam pelaksanaannya mampu dijalankan dengan baik oleh para pihak karena merupakan keinginan para pihak yang sesungguhnya.

This research aimed to find out the reasons why the disputed parties decided to settle the negligence suit through mediation and to find out whether the peaceful settlement is well implemented according to the expectation of the disputed parties This research was conducted by using Empirical Juridical method, a kind of legal research that stresses on field research and includes literary research to support and complete the collected data. This research was conducted in some places such as the State Court of Jakarta Pusat, the offices of the disputed parties or the parties’ lawyers and the office of IICT. Later, the research finding was analyzed and then described. The research finding reveals that the disputed parties have some reasons for taking the peaceful settlement. Firstly, it is efficient in term of time and cost. Secondly, it enables the disputed parties to maintain the partnership among them. Thirdly, the disputed parties are made possible to either cover or to uncover the case to the public. This out-of-court settlement, which the disputed parties have reached, serves as an agreement made by deliberations. Further, a peace contract is made to assure that the agreement, which not only stresses on nurturing the partnership among the disputed parties but also reveals the goodwill of the disputed parties, is properly implemented.

Kata Kunci : Gugatan Wanprestasi,Mediasi, Negligence, Mediation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.