Laporkan Masalah

Tinjauan yuridis fungsi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan demi perlindungan hukum terhadap konsumen di Makassar

SALEH, Farida Wahdah, Dr. Siti Ismijati Jenie, SH.,CN

2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan antara pengawasan produk OMKABA oleh Balai Besar POM di Makassar dalam rangka perlindungan konsumen makanan-minuman di Propinsin Sulawesi Selatan dengan peraturan-peraturan perundang-undangan yang ada, dan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi fungsi dan peranan Balai Besar POM di Makassar dalam pelaksanaan pengawasan produk OMKA dalam rangka perlindungan konsumen makanan-minuman di Propinsi Sulawesi Selatan. Data dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh dari penelitian lapangan melalui wawancara serta data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan. Data-data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dimana penentuan sample diambil setelah disesuaikan dengank kriteria yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan produk obat dan makanan dalam rangka perlindungan terhadap konsumen oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada hanya pelaksanaan tersebut belum dilakukan secara optimal karena masih banyaknya Obat, Makanan, Kosmetik, dan Bahan Berbahaya (OMKABA) yang beredar di masyarakat. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pengawasan tersebut. Faktor-faktor tersebut adalah regulasi yang mengatur pembentukan Badan POM dan Balai Besar POM, regulasi pelaksanaan pengawasan obat dan makanan , biaya yang tinggi dalam melakukan pengawasan, kurangnya tenaga ahli dalam pengawasan, kesadaran masyarakat terhadap produk yang berbahaya, dan koordinasi antar instansi terkait dalam pengawasan.

This research is aims to recognize the relevance of implementation in the supervision of OMKABA product by Great Hall of Drugs and Food Supervision in order to protect consumer of food and drink in South Sulawesi Province with related regulation and law. Beside, to recognize factors that affected function and role of Great Hall of Drugs and Food Supervision of Makassar in the implementation of OMKA product supervision in order to protect consumer of food and drink in South Sulawesi Province. Data in this research is primary data, i.e. obtained data from field research through interviews and secondary data i.e. obtained data through library research. These data analyzed quantitatively and reported in a descriptive report. This research use purposive sampling method, in which sample choosing perform after correlated to the needed criteria. Research result shows that implementation of drug and food product supervision in order to protect the consumer by Great Hall of Drugs and Food Supervision of Makassar is relevant with the existing regulations. However, this implementation not optimally done due to varies of Drugs, Foods, Cosmetics, and Dangerous Substance (OMKABA) that circulate in public. These happen because many factors inhibit the implementation of the supervision. These factors was the establishment of Great Hall of Drugs and Food Supervision regulations, regulations of drug and food supervision, higher cost in the implement of this supervision, less of expert in supervision, lack of people awareness upon dangerous product, and lack of coordination between instances related to the supervision

Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Konsumen Obat,Balai POM, Supervision, Legal Protection, Consumer


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.