Pelaksanaan perjanjian kredit dengan jaminan hak tanggungan pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Sleman
BENNY, Mustafa, SH.,MS
2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian tentang Pelaksanaan Perjanjian Kredit Dengan Jaminan Hak Tanggungan Pada Bank BRI Cabang Sleman merupakan jenis penelitian empiris dengan mengutamakan penelitian pada studi lapangan untuk memperoleh data primer. Selanjutnya untuk melengkapi data yang diperoleh dari penelitian lapangan perlu didukung dengan penelitian kepustakaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari Narasumber dan para responden dengan menggunakan alat pengumpul ddata berupa pedoman wawancara yang kemudian dikembangkan dan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan-bahan pustaka melalui telaah buku-buku. Data hasil penelitian yang telah diperoleh baik dari penelitian kepustakaan maupun dari penelitian lapangan kemudian akan disusun dalam sebuah laporan yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Bank BRI Cabang Sleman selaku kreditur dan debiturnya memilih melakukan eksekusi jaminan hak tanggungan secara dibawah tangan karena lebih menguntungkan dibanding penjualan lewat pelelangan karena nilai jual obyek jaminan lebih tinggi atau sesuai harga pasar karena dijual langsung ke pembeli tanpa perantara Badan Urusan Piutang dan Lelang Negara (BUPLN) sehingga waktu pelaksanaan relatif lebih singkat dan prosedur lebih mudah yaitu pada kesepakatan bank dan debiturnya dan biaya yang dikeluarkan relatif lebih ringan, 2)Eksekusi Hak Tanggungan dengan penjualan secara dibawah tangan dalam hal kredit macet dengan tidak dilakukan pengumuman lewat media massa dapat melindungi kepentingan bank (kreditur) untuk mendapat pelunasan utangnya karena tidak ada tuntutan atau keberatan dari pihak ketiga dan dilakukan oleh nasabah (debitur) dengan persetujuan bank BRI selaku pemegang hak tanggungan.
The research about the Credit Agreement Conduct Ušing Pawning Right Guarantee in Bank BRI Branch Office of Sleman is an empirical research mainly a research in field study to obtain primary data. Next, to complete the data obtained in the field research, it need to be supported by literature research. The data used in this research was primary data obtained directly from the informant and responden using data collection method such as interview fuide that was then developed. It also used secondary data i.e data that was obtained from the literature materials by reviewing books. The data obtained in this research both from literature and field research were then arranged in a report that had descriptive in the nature. Based on the result of research it showed that : 1) Bank BPI Branch Office of Sleman as the creditor and the debtor chose to execute the pawning right guarantee under the hand because it was more advantageous compared to the sale through an auction because the sales price of the object was higher or based on the market price. It was because it was sold to the buyer without the intermediary of Badan Unisan Piutang dan Lelang Negara (BUPLN), so the time was relatively shorter and the cost was relatively lower, 2) The execution of pawning right guarantee using sales under the hand in unworking credit by not announcing to mass media could protect the bank (creditor) interest to get the debt settlement because there were no claim from the third parties and it was done by the debtor by the agreement of BR1 as the holder of pawning right.
Kata Kunci : Perjanjian Kredit,Jaminan Hak Tanggungan,Bank, Credit Agreement Conduct, Pawning Right Guarantee, Bank Rakyat Indonesia