Tinjauan yuridis terhadap perceraian dan harta bersama pada Pengadilan Agama di Kota Makassar :: Studi kasus di Pengadilan Agama Makassar
PUSPITASARI, Dewi, Prof.Dr. Abd. Ghofur Anshori, SH.,MH
2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tujuan diadakannya pengaturan tentang perkara perceraian dengan tuntutan harta bersama sebagaimana ditentukan dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2004, dimana Pengadilan mengadili menurut hukum dengan tidak membeda-bedakan orang, pengadilan membantu pencari keadilan dan berusaha sekeras-kerasnya mengatasi segala hambatan dan rintangan untuk dapat tercapainya peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan. Namun pada kenyataannya antara perceraian dengan tuntutan harta bersama justru membutuhkan waktu dan biaya yang lebih banyak dalam penyelesaiannya. Penelitian ini bersifat yuridis normatif, yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian kepustakaan yang meliputi penelitian terhadap asas-asas hukum, kaidah hukum dan sistematika hokum, oleh karena itu dalam penelitian ini akan lebih banyak mengkaji dan menelaah data sekunder. Walaupun demikian untuk mendukung kajian data sekunder tersebut, maka dilakukan pula penelitian lapangan dengan menggunakan tekhnik wawancara untuk memperoleh data primer dari narasumber dan responden. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis kualitatif kemudian dipaparkan dalam bentuk laporan hasil penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penyelesaian perkara perceraian dengan harta bersama di Pengadilan Agama Makassar mengalami beberapa kendala antara lain kesulitan dalam acara pemeriksaan persidangan, kemungkinan lamanya penyelesaian sengketa dan karena sebagian harta bersama tidak tertuang dalam putusan. Sedangkan untuk mengatasi kesulitan tersebut, maka untuk penyelesaian perkara perceraian dengan tuntutan harta bersama dilakukan dengan menggunakan analisis mengenai aturan hukum materiil perceraian, analisis mengenai hukum acara perceraian dan hukum acara harta bersama, dan dengan menggunakan analisis dalam tatacara pemeriksaan perceraian dan harta bersama. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penyelesaian perkara tersebut adalah faktor substansi hukum, struktur hukum dan budaya hukum.
Divorce cases with a claim on shared property as regulated in article 5 of the Act No.4/2004 becomes the background of the research. The court holds a trial according to the law without discrimination, helps justice seeker, and tries to hard to overcome obstacles in order to carry out a simple, cheap, and fast trial. Unfortunately, the process to decide divorce cases on shared property is usually time consuming and costly. The research is juridical and normative in nature, which means that it relies on library research on the princeples of law, rules of laws, and systematic of law. Consequently, it focuses the study and analysis on secondary data. However, it also conducts field reseach using interview technique to obtain primary data from 3 judges of the Court of Religious Affairs of Makassar as resource persons and 10 couples (husband and wife) as respondents. It using qualitative analysis to process the data dan discusses the results in a descriptive report. The research results show that the Court of Religious Affairs of Makassar faces some difficulties in the trial to decide divorce cases with a claim on shared property. The difficulties include the complicated procedure of examination, the length of time taken to solve the dispute, and the fact that part of the sharedproperty division is not stated in the decision. In order to overcome these difficulties, the court adopts analysis on the regulation of material law on divorce, analysis on procedure of divorce and shared property examination. The factors that affect the resolution include the legal subtance, legal structure, and legal culture
Kata Kunci : Pengadilan Agama,Perceraian,Harta Bersama,Divorce and shared property,The Court of Religious affairs