Laporkan Masalah

Kedudukan benda jaminan dalam hal terjadi Wanprestasi pada Bank SYariah Mandiri Cabang Surabaya

MUSAFIR, Prof.Dr. Abd. Ghofur Anshori, SH.,MH

2006 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kedudukan benda jaminan dalam hal terjadi wanprestasi pada Bank Syariah Mandiri cabang Surabaya, Untuk mengetahui kesesuaian prinsip-prinsip kedudukan benda jaminan dalam hal terjadi wanprestasi pada Bank Syariah Mandiri cabang Surabaya sudah dengan prinsip-prinsip dalam Islam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan bersifat yuridis normatif, yaitu penelitian hukum yang didasarkan pada penelitian kepustakaan, tetapi untuk melengkapi data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan, perlu didukung dengan penelitian lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di BSM cabang Surabaya, yang diambil dengan cara purposive sampling. Data yang diperoleh baik dari dokumen maupun penelitian lapangan, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil dari penilitian ini bahwa, bahwa kedudukan benda jaminan pada bank syariah mandiri cabang Surabaya sangat penting dan berperan atas dikabulkan atau tidaknya suatu permohonan pembiayaan yang diajukan. Dalam hal terjadi wanprestasi kedudukannya akan diperhitungkan untuk mengganti pinjaman pokok, hasil/margin biaya-biaya lainnya yang telah diterima oleh nasabah (mudharib). Selain itu prinsip-prinsip kedudukan benda jaminan pada Bank Syariah Mandiri cabang Surabaya belum sepenuhnya sesuai dengan prinsipprinsip dalam Islam, hal ini terbukti dengan masih digunakannya lembaga jaminan yang diatur dalam KUHPdt, Undang-undang Hak tanggungan dan undang-undang jaminan fidusia dalam pengikatan benda jaminannya

This research sets the following objectives: to know the position of collateral on the happening of unfulfilled at the Mandiri Syariah Bank of Surabaya Branch; to investigate the compatibility principles in the position of collateral on the happening of unfulfilled at the Mandiri Syariah Bank of Surabaya Branch already with the principles in Islam. The research is done by adopting juridical normative approach, that is a law research which is based on the literatures research, but to fit out the literatures, it is necessary supported by field research. The research is done at the Mandiri Syariah Bank of Surabaya Branch, which is taken using Purposive Sampling. All data form both libraries research and field research are then analyzed qualitatively and presented descriptively. The research result show that the position of collateral at the Mandiri Syariah Bank of Surabaya Branch very important and take a big part whether an application of financing that requested is guaranteed or not. In the happening of unfulfilled, the position will be counted on to replace the primary loan, another result/margin of finances which had received by the customers (mudharib). Besides that the principles in the position of the collateral at the Mandiri Syariah Bank of Surabaya Branch did not fully suitable yet with the principles in Islam, it is proved by still using of guarantee institution which is regulated on KUHPdt, the law of mortgage and the law of fiduciary in the bind of the collateral.

Kata Kunci : Wanprestasi,Benda Jaminan,Bank Syariah, The position of collateral, Unfulfilled, The Mandiri Syariah Bank of Surabaya Branch


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.