Laporkan Masalah

Penerapan Balanced Scorecard sebagai salah satu alternatif penilaian kinerja pada PT Pakoakuina

NUGROHO, Y. Berchman Aryo, Freddy Saragih, Dr.,MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Balanced Scorecard merupakan sistem manajemen untuk menilai kinerja perusahaan yang seimbang antara ukuran keuangan dan non-keuangan, jangka panjang dan pendek, eksternal dan internal, serta faktor tujuan dan pendorong hasil guna mencapai visi perusahaan. PT. Pakoakuina adalah perusahaan pembuat lingkar roda aluminium yang berada dalam tahap pertumbuhan. Manajemen telah memutuskan untuk mencari sumber pembiayaan baru guna meningkatkan kapasitas produksi yang digunakan untuk memperbesar pangsa pasarnya. Sebagai hasil dari strategi ini, manajemen mengharapkan akan memperoleh nilai tambah ekonomis sebesar Rp. 6,3 milyar pada tahun 2005 yang didukung oleh peningkatan pangsa pasar dan efisiensi dari investasi fasilitas produksi yang mempergunakan teknologi terkini. Hasil dari penilaian kinerja perusahaan dengan menggunakan metoda Balanced Scorecard menghasilkan pencapaian kinerja hanya mencapai 65% dengan kesenjangan yang terbagi dalam perspektif keuangan sebesar 3%, perspektif pelanggan sebesar 12%, perspektif proses internal sebesar 13% dan perspektif pertumbuhan sebesar 7%. Setelah divalidasi dengan menggunakan koefisien determinasi, penulis mengidentifikasi beberapa faktor pendorong hasil sebagai penyebab kesenjangan dalam keempat perspektif yaitu harga, kemampuan pengembangan produk baru, tingkat perputaran pekerja, efisiensi dan kinerja proses operasi dengan menggunakan analisa korelasi. Melalui penelitian ini, penilaian kinerja dalam berbagai aspek dapat menjadi bahan masukan kepada manajemen untuk mengalokasikan sumber daya, mengukur dan mengendalikan operasi perusahaan dengan lebih efektif.

Balanced Scorecard defined as a management system as a means of measuring company performance which includes the financial and non financial, long and short term, external and internal, lag and lead indicators of the company to accomplish its vision. PT. Pakoakuina is a growing aluminium wheel rims manufacturing company. The management stated to find new investments to increase production capacity in order to broaden its markets. As a result of this strategy, supported by the market increase and with more efficient production facility investments using latest technology, management plans to gain an economic value-added of 6.3 billion rupiah in 2005. The outcome of measuring the company performance using the methodology of Balance Scorecard is 65% with the gaps of 3% from financial, 12% from customer, 13% from internal and 7% from growth perspectives. Being validated by determination coefficient, several lead indicators that formed the four gaps have been identified: price, the ability to develop new products, employee turnover, efficiency and operating process performance using correlation analysis. This research would be an input for the management in allocating resources, measuring and controlling the operation of the company in more effective ways.

Kata Kunci : Balance Scorecard, Sistem Penilaian Kinerja, Performance Measurement System


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.