Laporkan Masalah

Hubungan antara Size dengan Risk Adjusted Performance pada Reksa Dana Saham di Indonesia periode 2001-2004

YOGASARA, Gustami, I Wayan Nuka Lantara, SE.,M.Si

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Reksa Dana merupakan suatu alat investasi dimana para investor menaruh uangnya ke dalam berbagai macam bentuk portofolio surat berharga. Reksa Dana dapat dibagi kedalam empat jenis, yaitu Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Saham, dan Reksa Dana Campuran. Setiap jenis reksa dana tersebut memiliki karakteristik risiko dan return yang bermacam-macam. Penelitian ini memilih Reksa Dana Saham sebagai objek penelitian dikarenakan pertumbuhan yang cukup signifikan dari Reksa Dana Saham beberapa tahun belakangan ini khususnya mulai tahun 1996 hingga Juni 2004. Sebelum melakukan investasi tentunya perlu dipahami berapa besar hasil (return) yang diharapkan dan berapa tingkat risiko yang harus dihadapi untuk mendapatkan tingkat keuntungan yang optimal. Penelitian ini menguji ada tidaknya hubungan antara size Reksa Dana Saham dengan risk adjusted performance dari Reksa Dana Saham. Teori investasi menyebutkan bahwa Reksa Dana dengan size kecil akan menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dangan Reksa Dana yang memiliki size besar. Kinerja Reksa Dana diperoleh dengan menggunakan metoda geometric mean. Kemudian dihitung kinerja dengan memperhitungkan faktor risiko (risk adjusted performance), baik risiko sistematis maupun risiko unsistemasis. Data yang digunakan adalah data size perusahan reksa dana pada awal periode Desember 2000 dan data geometric return secara secara bulanan mulai dari periode 2001 sampai dengan 2004 serta data IHSG, Indeks LQ 45, dan SBI yang diambil secara bulanan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa terdapat hubungan antara size dengan risk adjusted performance pada Reksa Dana saham di Indonesia periode 2001-2004, akan tetapi hubungannya tersebut positif lemah. Dan jika dilihat dari kinerja Reksa Dana saham dengan memakai metode geometric return maka Reksa Dana saham yang terbaik adalah Reksa Dana saham Schroder Dana Prestasi Plus kemudian yang menghasilkan kinerja terburuk adalah Reksa Dana Saham Bima. Dan untuk kinerja Reksa Dana saham dengan mengunakan metode risk adjusted performance untuk metode Sharpe yang menghasilkan kinerja terbaik adalah Reksa Dana saham Schroder Dana Prestasi Plus dan kinerja yang buruk adalah Reksa Dana saham Bima sedangkan untuk metode Treynor adalah Reksa Dana yang menghasilkan kinerja terbaik adalah Reksa Dana saham Schroder Dana Prestasi Plus kemudian yang menghasilkan kinerja terburuk adalah Reksa Dana saham Bima.

Mutual Fund Is a part of investment tools where investor can put their fund into kind of portfolio which is there is four categories in mutual fund there are: Fixed income, Money Market, Equity Fund and Mixed Fund. Where is in each fund has different characteristic in risk and return. In this research I select equity fund as my object because of equity fund has significant growth from 1996 until June 2004. Before we start investment, we must consider about risk and return because with level of risk can get optimal return where in theoretical and empirical study mentioned about small size has better performance than big size and there is contradictory with that theory and empirical study. Because of that in this research testing contradictory statement about is there any relationship between size and risk adjusted performance. Performance used geometric mean method and risk-adjusted performance where risk adjusted performance put risk, there is two types of risk: first is systematic risk and second is unsystematic risk. In this research used data size mutual fund on December 2000 and geometric return monthly which start from 2001 until 2004 and IHSG, LQ 45 and SBI where collect monthly. Result of this research is there is any relationship between size and risk adjusted performance on equity fund in Indonesia period 2001-2004 but the relationship is weak and the outcome using geometric return is Schroder Dana Prestasi Plus has best perfomance and Bima has a worst and mutual fund using risk adjusted perfomance sharpe method, Schroder Dana Prestasi Plus has best performace and the worst is Bima and used Treynor Method the result is equal as Sharpe method. Key word: Geometric Mean, size, risk adjusted performance

Kata Kunci : Manajemen Investasi,Reksa Dana,Risk Adjusted Performance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.