Analisis metoda Value at Risk :: Studi empiris pada portofolio Jakarta Islamic Index
KUNDARTO, Heru, I Wayan Nuka Lantara, SE.,M.Si
2005 | Tesis | Magister ManajemenDalam berinvestasi, keuntungan dan risiko adalah seperti dua sisi mata uang. Banyak cara yang digunakan untuk melakukan pengukuran risiko, konsep yang relatif baru di dalam pengukuran risiko adalah Value at Risk (VaR). VaR adalah merupakan suatu metoda pengukuran statistik yang dapat memperkirakan kerugian maksimum yang mungkin dapat terjadi pada suatu portofolio. Di dalam penelitian ini dilakukan perbandingan antara dua metoda VaR, terhadap portofolio dari emiten yang berasal dari Jakarta Islamic Index, kedua metoda tersebut adalah Delta Normal dan Historical Simulation. Kedua metoda tersebut kemudian akan diuji dengan menggunakan pengujian backtesting, untuk melihat validitas dari kedua metoda tersebut. Hasil penelitian menunjukkan penghitungan nilai VaR dengan menggunakan metoda historical simulation menunjukkan hasil yang lebih konsisten dan lebih valid.
In investing, return and risk is two flip side of a coin. There are many ways to measure risk, a relatively new concept in measuring risk is Value at Risk (VaR). VaR is statistical method that can estimate maximum loss that could be happened on a portfolio of asset. In this research, there would be a comparation of VaR methods on portfolio of Jakarta Islamic Index, the methods are Delta Normal and historical simulation. The two methods would be tested using backtesting method to examine the validity of the two methods. The result of this research showed that VaR calculation using historical simulation method is more consistent and valid than delta normal method.
Kata Kunci : Manajemen Investasi,Ukuran Resiko,VaR,Risk, Value at Risk, Historical Simulation, Delta Normal, Variance- Covariance