Company resources and capabilities: Value Chain Analysis :: Case study in Perum Perhutani
NUGROHO, Nurhamzah Adi, Ertambang Nahartyo, Dr.,M.Sc
2005 | Tesis | Magister ManajemenPerum Perhutani merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang kehutanan yang telah berumur lebih dari 100 tahun, Perhutani diberi kewenangan dalam pengelolaan dan pengusahaan sekitar 2,5 juta/ha hutan Negara yang tersebar di Pulau Jawa dan Madura. Perencanaan dan pengembangan perusahaan Perhutani mencakup aspek perencanaan sumberdaya hutan, pengembangan usaha dan perencanaan perusahaan. Dengan adanya kegiatan ini pengelolaan sumberdaya hutan mengikuti asas kelestarian dan dapat melakukan analisa bisnis yang dinamis terhadap bidang-bidang usaha sekaligus melaksanakan analisa dan pengembangan aspek-aspek strategi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai bagaimana Perum Perhutani mengelola aktivitas-aktivitas dalam rantai nilai perusahaannya. Hal ini menjadi penting karena melalui analisis rantai nilai akan dapat diidentifikasi aktivitas-aktivitas apa saja yang belum dan sudah mampu memberikan nilai dalam keunggulan bersaing dan menjadi kompetensi inti bagi Perum Perhutani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kompetensi inti di Perum Perhutani yaitu: Keahlian dalam menangani produksi kayu dan non-kayu, keahlian dalam pengoperasian pabrik dan pelayanannya, Jaringan prasarana pendistribusian dan Mekanisme sistem perlelangan. Kompetensi inti ini merupakan pembelajaran yang telah dilakukan perusahaan selama tahunan, dan dapat diterapkan pada beragam pasar, memberikan keuntungan pada orang/pelanggan, dan sangat sulit untuk ditiru oleh pesaing. Posisi komptensi inti pada rantai nilai adalah logistik ke dalam, operasi, logistik ke luar dan pemasaran dan penjualan. Perusahaan diharapkan memberi perhatian pada kompetensi inti ini sebagai sumber keunggulan bersaing.
Perum Perhutani is State Owned Enterprise in Indonesia with more than 100 years old experience in maintaining forest industries, the government give the authority to Perhutani for maintain and endeavor almost 2,5 million/ha that spread in Java and Madura island. Corporate planning and development includes the aspect of forest resources planning, business development and corporate planning. With these activities, forest resources are managed based on sustainability principles but can also implement various dynamic business opportunities, including the development of strategy aspect of company policy. The objective of this study is to make deep analysis of how Perum Perhutani manages activities within its firm value chain. This is important because through value chain analysis, the activities those have and have not contribute value added to firm’s competitive advantage and which ones are becoming its core competencies can be identified. The result of the research shows that the core competencies of Perum Perhutani are its expertise in timber and non-timber handling, expertise in plant operation and plant service, distribution network infrastructure and mechanism of the auction system. Those core competencies originated from accumulated learning in organization for years. They can be applied in variety of markets, enable to give benefit to customers, and very costly to imitate. In value chain activities, they are positioned in inbound logistics, operations, outbound logistics, and marketing and sales activities. Hence company’s strategic management group may put more attention in nurturing, exploiting, and leveraging these core competencies to be the source of sustainable competitive advantage.
Kata Kunci : Manajemen Perusahaan,Analisis Rantai Nilai,Kompetensi Inti,Value Chain, Resources, Capabilities, Core Competencies