Studi eksplorasi tentang kesiapan pembangunan data Warehouse terintegrasi :: Studi kasus di PT (Persero) Angkasa Pura II
SANTOSO, Djoko, Hargo Utomo, Dr.,M.Com.,MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini mencoba untuk mengekplorasi persepsi pengguna terhadap kesiapan pembangunan data warehouse di PI Angkasa Pura II, khususnya bandara Soekarno-Hatta. Untuk mendapatkan informasi rinci dari responden, penelitian dilakukan dengan menggunakan metoda wawancara mendalam kepada karyawan yang ada dikantor pusat PT Angkasa Pura II dan kantor cabang utama bandara Soekarno-Hatta baik yang berada pada posisi manajerial dan non manajerial, unit teknis IT dan non IT atas faktor-faktor kesiapan pembangunan data warehouse yang meliputi, dukungan manajemen, user champion, ketersediaan sumber daya, keterlibatan pengguna, dan kelompk kerja ahli. Data warehouse adalah seperangkat sistem yang digunakan untuk menyimpan informasi operasi dari berbagai sumber, guna mendukung proses data analisis dan pengambilan keputusan manajemen. Informasi yang terintegrasi, merupakan jantung dari sistem data warehouse. Untuk bandara modern, data warehouse terintegrasi mempunyai peran penting dalam mendukung operasi bandara secara efisien. Pembagunan sistem informasi seperti data warehouse, memerlukan persiapan dan organisasi yang terencana dengan baik. Pengalaman AP II dalam membangun sistem informasi seringkali mengalami kegagalan pada tahap implementasi. Untuk menghindari kegagalan serupa, penelitian ini digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan pembangunan data warehouse. Dari hasil penelitian, mayoritas responden sepakat bahwa pembangunan data warehouse di bandara Soekarno-Hatta, diperlukan untuk mendukung proses operasi bandara menjadi lebih lancar, dan membantu proses pengambilan keputusan manajemen. Perbedaan persepsi antara manajerial dan non manajerial atas faktorfaktor yang mempengaruhi kesiapan pembangunan data warehouse, terjadi karena pemahaman akan teknologi informasi yang tidak seragam. Untuk menghidari terulangnya pembangunan sistyem dengan arsitektur yang berpulau-pulau, perlu dipertimbangkan untuk mengangkat CIO sebagai kepala departemen IT. Dengan demikian manajemen IT dapat dikelola dengan lebih baik.
This research explores end users perceptions related to the readiness of data warehouse project development at the PT Angkasa Pura II, especially at the Soekarno-Hatta airport. To get more detailed information from the respondents, this research method was taken through the in-depth interview with PT Angkasa Pura II head office and main branch office Soekarno-Hatta airport employees in managerial and non managerial position, IT department and non IT department; upon factors affecting data warehouse project development such as: management support, user champion, resources, user participation, and team skills. A Data Warehouse is a set of materialized views over the operational information sources of an organization, designed to provide support for data analysis and management's decisions. Information integration is the heart of Data Warehousing. For modern airports, integrated data warehouse has an important role to support airport’s operation to become more efficiently. Developing information system project like data warehouse system needs a well organized and readiness in the project implementation. PT Angkasa Pura II has experienced that information system project will mostly failed in the implementation stage. To avoid the same failure, this study is conducted to identify factors affecting the readiness of data warehouse project development. The conclusion of the research is majority respondents are agree that data warehouse implementation is important to support good airport operation. In the other hand, data warehouse will also support management to take the right decision. Differences in perception between managerial and non managerial upon factors affecting readiness of data warehouse developing is caused by lack of knowledge in IT technology. Research suggests that, in order to avoid island-like architecture system development and to be able to reduce total cost ownership (TCO) in the IT investment, and thus by considering an organization aspect, assigning the CIO (Chief Information Officer) as a head of IT department is needed. Therefore IT management will be more organized.
Kata Kunci : Manajemen Perusahaan,Pengambilan Keputusan,Data Warehouse,Data Warehouse, data integration, user’s perception, key success factors