Pengaruh budaya perusahaan terhadap kepuasan kerja karyawan :: Studi kasus pada PT (Persero) Angkasa Pura II
KISMOYO, Alexius, Edi Prasetyo Nugroho, Drs.,MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenDalam menghadapi persaingan global di masa depan, PT (Persero) Angkasa Pura II dituntut untuk mengambil langkah-langkah antisipatif, utamanya dengan menciptakan budaya perusahaan yang kondusif agar tetap mampu memberikan kontribusi positif kepada stakeholdernya. Dalam penelitian ini ingin diketahui apakah budaya perusahaan yang berkembang di PT (Persero) Angkasa Pura II berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Konsep budaya perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pemikiran Miller yang membagi budaya perusahaan ke dalam delapan asas meliputi asas tujuan, asas konsensus, asas keunggulan, asas kesatuan, asas prestasi, asas empirik, asas keakraban, dan asas integritas. Konsep kepuasan kereja karyawan mengacu kepada teori dua factor dari Herzberg. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan budaya perusahaan dengan kepuasan kerja pada karyawan PT (Persero) Angkasa Pura II. Hal ini dapat dilihat dari hasil Fhitung = 13,168 lebih besar daripada Ftabel = 2,79. Besarnya kontribusi aspek-aspek budaya perusahaan secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 62,20%, koefisien korelasi r = 0,789. Aspek budaya perusahaan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan kepuasan kerja karyawan PT (Persero) Angkasa Pura II, adalah asas tujuan, asas prestasi dan asas integritas
In facing global competition in the future, PT (Persero) Angkasa Pura II is forced to take several anticipative steps, especially by creating conducive corporate culture which enables it to give positive contributions to its stakeholders. This research aims to find out whether corporate culture lived in PT PT (Persero) Angkasa Pura II has an impact/influence on employees’ job satisfaction. The concept of corporate culture used in this research refers to Miller’s idea that divides corporate culture into 8 (eight) principles, including objective principle, consensus principle, superiority principle, unity principle, achievement principle, empirical principle, intimacy/familiarity principle, and integrity principle. The concept of employees’ job satisfaction refers to Two Factors Theory from Herzberg. Result of regression analysis shows that there is a significant impact of corporate culture to job satisfaction of PT (Persero) Angkasa Pura II employees. It can be seen from Fcalculation = 13.168 which is higher than Ftable = 2.79. Contribution of all aspects of corporate culture to job satisfaction is 62.20%, with correlation coefficient r = 0.789. There are some aspects of culture that need to be considered in relation to improving job satisfaction of PT (Persero) Angkasa Pura II employees. They are objective principle, achievement principle, and integrity principle.
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia, Kepuasan Kerja, Budaya Perusahaan, corporate culture, job satisfaction.