Laporkan Masalah

Pengaruh faktor-faktor kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan PT South Pacific Viscose

ZAMI, Vetra, Gugup Kismono, Drs.,MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ¡ni bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan PT. South Pacific Viscose. Metode penelitian yang digunakan adalah survei korelasional den gen melibatkan sampe! penelitian sebanyak 97 karyawan PT. SPV yang diambil dengan teknik acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabllitasnya. Metode anailsis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan statistik. Kuesioner kecerdasan emosiona! dikembangkan berda sarkan teori Goleman (1995) yang mencakup lima faktor yakni : mengenali emosi din, mengelola emosi dm1, memotivasi dir!, berempati dan membina hubun gen dengan orang lain. Kuesionen kinerja dikembangkan bendasarkan teoni Furtweng!er (2002), yang meilputi sebelas aspek: kecepatan, kualitas, . layanan, nilai, keterampilan interpersonal, mental untuk sulcses, tenbuka untuk bentibeh, kreativitas, ketrampilan berkomunikasi, inislatif, dan pcrcncanaan dan organisasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa secam umum kecerdasan emosional dan kinerja karyawan PT. SPV tergolong baik. Sementara hasH analisis statistik menyimpulkan bahwa fakton-faktor kecerdasan emosional secara bersama momiiki penganuh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT.. SPV. Faktor kocerdasan ernosional yang paling dorriinan pengaruhnya terhadap kinerja ada/ah memotivasi din sendini dan berempati. Dengan basil demikian make kecerda sen emosional perlu ditingkatkan baik dengan cara otodidak melalui literatur-ilteratur mengenai kecerdasan emosional maupun dengan mengikuti pelatihan—pelatihan khusus kecendasan emosional. Perusahaan juga disarankan untuk mempunyai program yang bisa meningkatkan motivasi karyawan.

The aim of this research is to acknowledge the effect of the emotional intelligent to the employees’per(ormance of PT. South Pacific Viscose (PT SPV). The method used for this research is co-relational survey taken from 97 sam pies! employees of PT SPV in which based on a simple and random technique. Data collection was carried out using the valid and reliable questioners . Data analysis methods based on descriptive and statistic analysis. Emotional intelligence questioners were developed using the Goleman Theory (1995) in which consist of 5 factors: understand self-emotion; manage self-emotion, self- motivation, empathy, and interaction with others. Performance questioners were developed based on Furtwengler Theory (2002), they are speed, quality, service, value, interpersonal skills, success mentality, expose for change, creativity, communication skill, initiative, planning and organization. The result of the descriptive analysis shows that, in general, emotional intelligence and performance of PT SPV employees are considered good. Meanwhile the result of statistic analysis concludes that the overall effect of the emotional intelligence has positive and significant effect to the performance of PT SPV employees. The dominant emotional intelligence is self-motivation and empathy. In conclusion, the emotional intelligence needs to be escalated autodidact thru literature on emotional intelligence as well as involving in the emotional intelligence training available. It is suggested that the company initiate programs resulted in upgrading the employees’ motivation.

Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Kinerja Karyawan,Kecerdasan Emosional, emotional intelligent, performance, motivation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.