Laporkan Masalah

Hubungan gaya kepemimpinan dan Trust kepada pimpinan dengan kepuasan penilaian kinerja pada karyawan PT Asabri (Persero)

CAROLINE, Dameria Sanur, Djamaludin Ancok, Prof.Dr.,MA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Dalam memberikan penilaian kinerja karyawan dapat dilihat dari gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh pimpinannya. Gaya kepemimpinan yang dimaksud dalam penulisan ini adalah gaya kepemimpinan Transformasional dan gaya kepemimpinan Transaksional. Dalam melihat hubungan antara kedua gaya kepemimpinan dengan kepuasan terhadap penilaian kinerja karyawan digunakan satu variabel moderator yaitu kepercayaan (Trust) kepada pimpinan. Karyawan yang memiliki kepercayaan (Trust) kepada pimpinannya akan merasa lebih puas dengan penilaian kinerja yang diberikan oleh pimpinannya dibandingkan karyawan yang tidak memiliki kepercayaan (Trust) kepada pimpinannya, sehingga dengan adanya kepercayaan (Trust) ini memberikan pengaruh pada kepuasan yang ditimbulkan dari penilaian kinerja. Penelitian ini dilakukan di PT ASABRI (Persero) Kantor Pusat, dimana populasinya adalah karyawan PT ASABRI (Persero). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terhadap 77 orang, dengan menggunakan skala Likert untuk teknik pengukuran kuesionernya. Hipotesis didalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan (Transformasional dan Transaksional) dengan kepuasan terhadap penilaian kinerja. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan (Transformasional dan Transaksional) dengan Trust. Terdapat hubungan yang positif antara gaya kepemimpinan (Transformasional dan Transaksional) dengan kepuasan penilaian kinerja apabila mengontrol Trust. Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara masing-masing variabel adalah metode korelasi Product Moment, sedangkan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dengan variabel lain dengan mengontrol Trust digunakan metode korelasi Parsial, selain itu dilakukan analisis Regresi untuk menganalisis korelasi yang memiliki hubungan sebab akibat. Setelah analisis dilakukan, maka didapat kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan (Transformasional dan Transaksional) memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kepuasan terhadap penilaian kinerja, tetapi setelah faktor Trust kepada pimpinan dikontrol, mengakibatkan hubungan antara gaya kepemimpinan Transformasional dengan kepuasan penilaian kinerja menjadi melemah atau berkurang (tidak signifikan), sementara gaya kepemimpinan Transaksional dengan kepuasan penilaian kinerja menunjukan hubungan yang kuat (signifikan) setelah faktor Trust dikontrol. Walau bagaimanapun tetap terlihat bahwa gaya kepemimpinan Transformasional dirasa lebih mampu menumbuhkan Trust dikalangan para bawahan dibandingkan dengan gaya kepemimpinan Transaksional. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Bass (1985) yang menegaskan bahwa kepercayaan (Trust) bawahan merupakan konsekuensi logis dari kepemimpinan Transformasional.

In order to give performance appraisal, we can look into the leadership style from their leader. The leadership styles in this research are Transformational leadership and Transactional leadership. To see the relationship both of leadership style with satisfaction of performance appraisal, we use Trust to the leader as a moderator variable. Employee who has Trust to their leader will be more satisfied with their performance appraisal than employee who doesn’t has a Trust to the leader, so Trust will give an influence for satisfaction of performance appraisal. This researches done at PT ASABRI (Persero) head office, where the population are the employee itself. The data were collect by questionnaires to 77 people and used Likert Scale for data measurement technique. Hypothesis in this research, there are positive and significant relationships between leadership style (Transformational and Transactional) with satisfaction of performance appraisal. There are positive and significant relationships between leadership style (Transformational and Transactional) with Trust. There are positive and significant relationships (Transformational and Transactional) with satisfaction of performance appraisal if Trust was controlled. Data analysis method that use to see the relationship from each variable are Product Moment Correlation, to analyze the relationship between one variable with another by controlling Trust were using Partial Correlation, beside we’re using Regression to analyze correlation that had cause and effect relationship. After data analyzed, the conclusion are that the leadership style (Transformational and Transactional) have positive and significant relationships with satisfaction of performance appraisal, but after the Trust to the leader was controlled, caused that the relationship between Transformational leadership with the satisfaction of performance appraisal become weaken or reduced (Insignificant), while the Transactional leadership after the Trust was controlled show that the relationship with satisfaction of performance appraisal was strong (significant). However, we can see that Transformational leadership was capable to develop Trust to the employee than Transactional leadership. This result are similar with the theory were announced by Bass (1985) who said that Trust of subordinate (employee) are logic consequence from Transformational leadership.

Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Penilaian Kinerja,Kepuasan Karyawan,Gaya Kepemimpinan,Transformational leadership, Transactional leadership, Trust to the leader, Satisfaction of performance Appraisal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.