Laporkan Masalah

Analisis manfaat Portofolio Internasional perspektif investor Indonesia periode Juli 1997 - Desember 2004

WIDIATMOKO, Joko, Sukmawati, Dr.,MM

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Diversifikasi internasiona l atau portofolio internasional telah menjadi suatu alternatif investasi dalam rangka meningkatkan kemakmuran investor. Pada dasarnya melakukan diversifikasi aset pada satu bursa telah berkembang sekian lama, tetapi risiko yang ditanggung oleh investor lebih besar dibandingkan dengan risiko jika investor tersebut melakukan diversfikasi pada beberapa bursa. Salah satu penyebab penurunan risiko dari portofolio internasional adalah koefisien korelasi antar negara yang rendah dibandingkan dengan korelasi antara aset-aset pada satu bursa. Penelitian ini membuktikan bahwa portofolio internasional lebih baik dibandingkan dengan portofolio domestik (JKSE). Dengan data harian dari dua puluh bursa yang tersebar di berbagai wilayah antara lain Asia/Pasifik, Amerika, da n Eropa, periode Juli 1997 sampai dengan Desember 2004. Portofolio dibentuk dengan komponen dua bursa (Port.2), lima bursa (Port.5), sepuluh bursa (Port.10), lima belas bursa (Port.15) dan dua puluh bursa (Port.20). Penelitian ini mendapatkan hasil dalam bentuk perbedaan risiko, return dan reward to variability ratio. Dalam hal risiko, portofolio internasional lebih baik dibandingkan portofolio domestik, kecuali untuk portofolio lima belas bursa dan dua puluh bursa. Return untuk portofolio internasional, untuk semua kombinasi menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan portofolio domestik, return untuk Port.10 lebih baik dibandingkan semua portofolio baik itu domestik ataupun portofolio internasional. Untuk kinerja portofolio internasional dalam bentuk reward to variability ratio, menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan portofolio domestik (JKSE). Untuk hasil secara statistik, hasil signifikan hanya diperoleh Port.2 untuk risiko, hal ini mengindikasikan bahwa risiko Port.2 tidak identik dengan risiko portofolio domestik (JKSE). Untuk return dan reward to variability ratio, hasil signifikan hanya diperoleh Port.10, hal ini mengindikasikan bahwa return dan reward to variability ratio Port.10 tidak identik dengan return dan reward to variability ratio portofolio domestik (JKSE).

International diversification or international portfolios already became alternative investment to increase investor’s prosperity. Long time ago diversification assets in one market already done by local investors, but they face higher risk than international portfolios’ risk in several markets. One of reasons contributed was lower of coefficient correlations among countries compared to coefficient correlations among assets in one markets. This research proved benefits of international diversification. With daily data of several markets in three area such as: Asia/ Pacific, America and Europe. Portfolios form consists of two markets (Port.2), five markets (Port.5), ten markets (Port.10), fifteen markets (Port.15) and twenty markets (Port.20) The results of the research in term of risks, returns and reward to variability ratios. In term of risks, international portfolio more benefits than domestic portfolio for all combinations of international portfolio, except for Port.15 and Port.20. In term of returns, international portfolios have higher return than domestic portfolio, return of Port.10 superior in all semester compare to other international portfolios and domestic portfolio. For performance valuation in term of reward to variability ratio, all of combinations of international portfolio have higher ratio than domestic portfolio. For hipotetical tests of risks only Port.2 statistically significant and hipotetical tests of returns and reward to variability ratios, only Port.10 statistically significant.

Kata Kunci : domestik, internasional, return, reward to variability ratio, risiko, domestic, international, risk


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.