Laporkan Masalah

Analisis perbedaan kinerja keuangan perbankan di Indonesia dan Malaysia

KUSWANTO, Hendro, Sukmawati, Dr.,MM

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran objektif perbandingan kinerja perbankan publik di Indonesia dan Malaysia pasca krisis ekonomi tahun analisis 2000-2004. Penelitian dilakukan terhadap aspek-aspek CAMEL yang mencakup: capital, asset quality, management, earnings dan liquidity, serta kinerja CAMEL secara keseluruhan. Berdasarkan kriteria pemilihan sample dari seluruh populasi bank public, ada 20 bank di Indonesia dan 9 bank di Malaysia yang memenuhi persyaratan. Uji normalitas terhadap distribusi data rasio keuangan masing-masing variabel kinerja digunakan One-sampel kolmogorov-smirnov test. Untuk menguji hipotesis digunakan dua metode univariat yang berbeda. T-test digunakan untuk menguji variabel yang memiliki data berdistribusi normal yaitu variabel CAR, RORA, NPM, ROA, BOPO, CML dan SKOR. Sedangkan Mann-Whitney Test digunakan untuk menguji variabel yang tidak berdistribusi normal yaitu KDN. Hasil pengujian terhadap masing-masing aspek menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan dari kinerja CAR, RORA dan KDN perbankan di Indonesia dan Malaysia. Sedangkan pengujian terhadap NPM, RORA, BOPO, CML dan SKOR yang mewakili kinerja CAMEL keseluruhan menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini belum dapat digeneralisasikan mengingat berbagai keterbatasan yang ada, misalnya : tidak dikelompokkannya perbedaan ukuran dan konsentrasi usaha bank, serta faktor -faktor lain yang dapat mempengaruhi perbedaan kinerja perbankan kedua negara. Penelitian ini hanya memfokuskan penggunaan CAMEL dalam membandingkan kinerja perusahaan perbankan di kedua negara

This Research is aimed to describe the objective performance of public banking in Indonesia and Malaysia after economics catastrophe within year of 2000-2004. The study is carried out toward CAMEL aspects consist of Capital, Asset quality, Management, Earnings and liquidity respectively and also CAMEL performance as a whole. Based on the criterion of sample selection from the population, there are 20 banks in Indonesia and 9 in Malaysia meet the requirements. To test the normality of data of each financial ratio, the researcher uses One-Sample Kolmogorov-Smirnov test. To test the hypotheses, the researcher applied two different uni-variate tests. T-test is applied for normally distributed data of CAR, RORA, NPM, ROA, BOPO, CML and SKOR. Mann Whitney Test is performed for non-normally data that is KDN. The result of analysis finds that the re are significant difference of the performance of CAR, RORA and KDN and no significant differences of NPM, RORA, BOPO, CML and SKOR between Indonesian and Malaysian bank. Due the research limitation, the implication of this study can not be generalized. Such as the size, bank segmentation and other factors may affect the difference of bank performance between the two countries. This study is only focused to the usage of CAMEL in comparing the performance of banking in the two countries.

Kata Kunci : CAMEL, kinerja, Asset quality, Earning, likuidity, performance, liquidity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.