Laporkan Masalah

Prediksi kebangkrutan Cabang-cabang PT Gapura Angkasa menggunakan analisis Univariate

BABOE, Reynette Melani, Sukmawati, Dr.,MM

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebangkrutan cabang-cabang PT. Gapura Angkasa dengan menggunakan analisis univariate dan untuk mengetahui perbedaan signifikan dari rasio keuangan cabang-cabang PT. Gapura Angkasa. Dalam penelitian ini hipotesis yang diajukan adalah rasio keuangan PT. Gapura Angkasa berbeda signifikan antara cabang yang bangkrut dengan yang tidak bangkrut. Populasi yang digunakan adalah seluruh cabang PT. Gapura Angkasa yang berjumlah 21 cabang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan tujuan mendapatkan sampel yang paling mewakili dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dalam penelitian. Kelompok cabang merupakan variabel dependen dengan 0 untuk kondisi bangkrut dan 1 untuk kondisi tidak bangkrut. Sedangkan variabel independen berupa rasio keuangan PT. Gapura Angkasa untuk periode tahun 2003-2005 yaitu rasio beban dibagi pendapatan dan rasio time interest earned. Pada dasarnya tidak ada teori yang mendasari pemilihan rasio ini. Untuk mengukur kemampuan prediksi kebangkrutan, digunakan analisis univariate dan alat uji statistik yang digunakan yaitu uji normalitas data kolmogorov-smirnov dan uji wilk’s lambda dari analisis diskriminan untuk melihat perbedaan rasio dari cabang yang bangkrut dan tidak bangkrut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis univariate mampu memprediksi kebangkrutan dan rasio keuangan dapat menjelaskan perbedaan signifikan antara rasio cabang yang bangkrut dengan cabang yang tidak bangkrut.

The purpose of this research is to predict the bankruptcy of Gapura Angkasa, PT branches by using analysis of univariate and to know the significant differ from financial ratio of Gapura Angkasa,PT branches. The hypothesis in this research is financial ratio pf Gapura Angkasa, PT significant differ among bankrupt branch with non bankrupt branch. The population was used 21 branches of Gapura Angkasa, PT. Sample taking technique is purposive sampling to get most representing sample and as according to criterion that required in research. Branch group represent variable of dependent where 0 to the condition of bankrupt and 1 for condition of non bankrupt. While as independent variable is financial ratio of Gapura Angkasa, PT for the period 2003-2005. the financial ratio are expenses divided by revenue and time interest earned. Basically, there is no theory constituting election of this ratio. To measure the ability of bankruptcy prediction, writer use analysis of univariate and statistical test appliance which used is test of normality kolmogorov-smirnov and wilk’s lambda test from analysis of discriminant to know ratio differ from branch of bankrupt and branch of non bankrupt. The research result indicate that analysis of univariate can predict the bankruptcy and financial ratio can explain significant differ among ratio branch that bankrupt with non bankrupt.

Kata Kunci : prediksi kebangkrutan, analisis univariate, bankruptcy prediction, analysis of univariate


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.