Laporkan Masalah

Strategic Planning of Pertamina's Cilacap Processing Unit IV :: Analysis based on MBNQA criteria

KHARISMA, Prieska, Ainun Na'im, Dr.,MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Lingkungan bisnis selalu berubah; industri minyak dan gas di Indonesia mengalami deregulasi yang mengarah pada persaingan bebas. Untuk menciptakan persaingan bebas, subsidi bahan bakar minyak (BBM) harus nol untuk menarik kompetitor masuk ke Indonesia. Menghilangkan subsidi BBM sampai nol adalah tidak mudah, tetapi paling tidak subsidi BBM harus dikurangi untuk meringankan beban APBN. Salah satu caranya adalah Pertamina harus bekerja secara efisien dan menghasilkan keuntungan. Karena itulah Pertamina melakukan restrukturisasi dengan tujuan untuk membuat sektor hulu dan hilir meraih keuntungan dalam arti yang sebenarnya. Pada sektor hilir, Pertamina mengadopsi struktur unit bisnis strategi dimana setiap unit bisnis akan berperan sebagai profit center. Maka dari itu UP IV harus menunjukkan kinerjanya. MBNQA adalah alat yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai dan meningkatkan kinerja (self assessment). Perencanaan strategi adalah kategori kedua di MBNQA yang menilai bagaimana UP IV mengembangkan dan menjabarkan sasaran strategi dan rencana kerja, bagaimana keduanya berubah jika kondisi menuntut perubahan tersebut dan bagaimana kemajuan diukur. Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap (UP IV) adalah salah satu dari tujuh kilang Pertamina, dimana setiap kilang beroperasi secara terpisah sebagai unit bisnis strategi. UP IV melaksanakan MBNQA sebagai self assessment untuk meningkatkan kinerja sejak 2002. Pelaksanaan MBNQA dirangkum setiap tahunnya di Rangkuman Aplikasi Pertamina Quality Award (PQA). Analisa yang dilakukan pada riset ini adalah analisa deskriptif berdasarkan data primer dan sekunder. Tujuan dari riset ini adalah untuk menganalisa perencanaan strategi di UP IV, pelaksanaannya berdasarkan kriteria MBNQA dan hal – hal apa saja yang telah dilakukan dan sebaiknya dilakukan oleh UP IV untuk meningkatkan perencanaan strategi di UP IV. Hasil riset menunjukkan bahwa perencanaan strategi di UP IV adalah perwujudan dari strategi – strategi yang dituliskan dalan Rencana Business UP IV dengan mengembangkan dan menjabarkan sasaran strategi dan rencana kerja, perubahan pada keduanya jika kondisi menuntut dan bagaimana kemajuan diukur. UP IV telah mempunyai pendekatan sistematis yang responsif terhadap kebutuhan dasar di kategori rencana strategi untuk mengembangkan dan menjabarkan sasaran strategis dan rencana kerja, dimana metode – metode yang digunakan mempermudah evaluasi dan perbaikan. Metode – metode tersebut dijabarkan dengan baik walaupun pada beberapa area masih dalam tahap awal penjabaran. UP IV selalu meningkatkan sasaran utama dan rencana kerja mereka untuk mencapai perencanaan strategi yang lebih baik.

Business environment always changing; Indonesia’s oil and gas industry gone through deregulation that leads to free competition. To create free competition, fuel subsidies must be zero to attract competitors in. To achieve zero subsidies is not easy. But at least fuel subsidies must be reduced to alleviate National Expenses and Income Budget. One of the ways is that Pertamina has to perform efficiently and making profit. Hence, Pertamina embark restructuring process with the aim to make upstream and downstream sector profitable in real terms. In the downstream sector, Pertamina adopt strategic business unit structure where every business unit eventually will act as profit center. UP IV as a business unit then must show up its performance. MBNQA is a tool for self assessment to measure and improve organization performance. Strategic Planning is the second category in MBNQA criteria that (will) examine how UP IV develops and deploys its strategic objectives and action plans, how both changed if circumstances require and how progress measured. Pertamina’s Cilacap Processing Unit IV (UP IV) is one of seventh refineries that Pertamina operates where every refinery operates separately as a strategic business unit. UP IV implement MBNQA as a self assessment for performance improvement since 2002. The MBNQA implementation summarized every year in the Pertamina Quality Award (PQA) Application Summary. The analysis in this research is descriptive analysis based on primary and secondary data. The objectives of this research is to analyze the strategic planning in UP IV, the strategic planning implementation based on MBNQA, what things that have been done and needed to be done to improve the strategic planning in UP IV. The research result found that the strategic planning of UP IV is the realization of strategies mentioned in the UP IV Business Plan by developing and deploying UP IV’s strategic objectives and action plan, the changes in both if it required by circumstances, and the way progress measure. UP IV already has the systematic approach that is responsive to the basic requirement in strategic planning to develop and deploy strategic objectives and action plan, where the methods make easier for evaluation and improvement. The methods already deployed well although in some areas are in early stages of deployment. UP IV always improves its key strategic objectives and action plans to achieve better strategic planning process.

Kata Kunci : Strategi Perusahaan,Perencanaan Strategi,Industri Minyak, MBNQA, strategic planning, strategy development, strategy deployment, performance indicator


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.