Analisis strategi bersaing Hotel Inna garuda Yogyakarta
WICAKSONO, Agung, Bambang Riyanto LS., Dr.,MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenIndonesia umumnya dan Yogyakarta khususnya, memiliki potensi pariwisata yang sangat baik dengan banyaknya tempat-tempat wisata, peninggalan bersejarah dan keanekaragaman budaya. Hal ini membuat kunjungan wisatawan mancanegara meningkat pesat dalam dekade 1980 dan 1990an terutama setelah pemerintah membangun berbagai sarana dan prasarana pariwisata. Tetapi beberapa tahun belakangan ini, industri pariwisata mengalami kemunduran karena kondisi keamanan yang tidak kondusif di berbagai daerah. Hal ini menyebabkan berkurangnya kunjungan wisatawan. Berkurangnya kunjungan wisatawan sangat mempengaruhi persaingan dalam industri hotel. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, masing-masing perusahan dituntut mengambil langkah-langkah atau strategi baru agar dapat bertahan dalam industri. Hotel Inna Garuda Yogyakarta sebagai obyek dalam penelitian ini menerapkan strategi fokus sebagai hotel konvensi dan leisure dengan target pasar adalah wisatawan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan persaingan industri dan internal perusahaan, evaluasi strategi bersaing perusahaan dan saran alternatif strategi bersaing yang baru. Analisis lingkungan persaingan industri menggunakan karakteristik industri, five forces model, driving forces, key success factors. Analisis internal berupa analisis kinerja dan kemampuan perusahaan. Hasil analisis persaingan industri adalah industri perhotelan memiliki persaingan yang ketat tetapi memiliki prospek yang tinggi jika melihat potensi yang dimilikinya sehingga tetap menarik untuk dilakukan. Hasil analisis internal perusahaan adalah perusahaan harus terus mengembangkan kompetensinya dalam hal kemampuan untuk merespon perubahan lingkungan, meningkatkan produktifitas dan profesionalisme karyawan, meningkatkan kemampuan untuk melakukan inovasi produk, perbaikan kualitas produk, dan menciptakan sistem informasi strategis yang baik. Perusahaan harus segera meninggalkan pola marketing yang lama (Mass Marketing) dan beralih ke pola marketing yang baru (One-to-One Marketing) agar lebih mempunyai daya saing dalam menghadapi persaingan, perusahaan juga harus menghilangkan ketidakefisienan yang timbul dari berbagai aktifitas perusahaan. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh Hotel Inna Garuda Yogyakarta cukup berhasil jika dilihat dari profitabilitas perusahaan. Sedangkan untuk menambah daya saing, perusahaan dapat menerapkan focused (or market niche) strategy based on differentiation sebagai alternatif strategi baru dalam menghadapi pesaing.
Indonesia in general and especially Yogyakarta have most well tourism potential with the amount of tour places, historical relic and variety of culture. This make abroad tourist visitation increasing rapidly in 1980 and 1990 decades particularly following the government built various of infrastructure tourism. But in some recent years, tourism industry has decreasing since of unconductive security condition in many area and decreasing touris t visitation. This condition was most influence to the competition in hotel industry. To encounter more binding competition, each company is acquired to make actions or new strategy to remain persisted in industry. Inna Garuda Hotel Yogyakarta as object in the present research has applied focus strategy as the leisure and convention hotel with market target of local tourist. This research have purposed to find out the condition of industry competitive environment and internal condition of company, evaluation at the company competitive strategy and alternative suggestion to the new competitive strategy. The industry competitive analysis is using characteristics industry, five forces model, driving forces, key success factor. The company internal analysis include company performance and company capability analysis. The result of industry competitive analysis was that hotel industry has binding competition but own high prospect when looking at their potential that still interested to do. The result of company internal analysis was the company should continue to develop their competence to respond the environment change, increasing productivity and employee professionalism, increasing capability to make product innovation, improving product quality, and creating an appropriate strategic information system. The company have to leave the old marketing design (Mass Marketing) and change to the new marketing design (One-to-One Marketing) in order that have more competition power to face the competition, the company was to take away inefficient appearing from various company activity. The analysis result indicated that strategy applied by Inna Garuda Hotel Yogyakarta is successful enough when looking at from the company profitability. While to increase the competition power, the company may applying a focused (or market niche) strategy based on differentiation as the new strategic alternative to face the competitor.
Kata Kunci : Strategi Bersaing,Industri Hotel, Inna Garuda Hotel Yogyakarta, competitive strategy, industry competitive analysis, company internal analysis