Analisis strategis bisnis Unit Pelumas Pertamina
TAFKIR, Bambang Riyanto LS., Dr.,MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenRegulasi bisnis pelumas di Indonesia berubah total, dari bersifat monopoli Pertamina menjadi bebas untuk semua pelaku bisnis dengan terbitnya Keppres No. 21 Tahun 2001 tentang Penyediaan dan Pelayanan Pelumas sejak 14 Februari 2001. Perkembangan dunia usaha yang semakin mengglobal, akan membuat persaingan semakin ketat. Dalam upaya meningkatkan keunggulannya agar dapat memenangkan persaingan menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan dinamis, maka harus dilakukan identifikasi isu-isu strategis yang dihadapi perusahaan yang digunakan untuk menilai aspek-aspek dalam strategi perusahaan secara menyeluruh. Kegiatan Pelumas PT Pertamina (Persero) dilakukan oleh suatu Unit Bisnis yang dinamakan Unit Bisnis Pelumas Pertamina yang memberikan kontribusi keuntungan yang cukup signifikan bagi PT Pertamina (Persero). Pada saat ini Unit Bisnis Pelumas Pertamina masih mempunyai market share terbesar dalam industri pelumas Indonesia, tetapi di sisi lain menghadapi tantangan yang besar dalam mempertahankan dominasinya tersebut. Dari hasil analisis kuantitatif terlihat pangsa pasar dan volume penjualan dari tahun ketahun menunjukkan tendensi menurun. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang Unit Bisnis Pelumas Pertamina dalam menghadapi persaingan di industri pelumas Indonesia saat ini. Cara penelitian difokuskan pada kinerja perusahaan, posisi kompetisi perusahaan, dan konsistensi strategy (strategy fit) dikaitkan dengan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan yang dapat digunakan menilai apakah strategi yang sedang dilaksanakan sudah tepat untuk memanfaatkan kekuatan perusahaan dalam menangkap peluang serta melindungi kelemahan perusahaan atas ancaman dari pesaing. Selanjutnya dilakukan identifikasi penyebab (isu-isu strategis) yang dihadapi perusahan sebagai dasar untuk menetukan isu-isu penting yang menjadi agenda tindakan strategis perusahaan. Hasil dari analisis menunjukkan isu-isu strategis yang menjadi penyebab lemahnya daya saing Unit Bisnis Pelumas Pertamina terkait dengan kondisi internal perusahaan saat ini. Penelitian juga menunjukkan bahwa Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi perusahaan relatif sudah baik. Permasalahannya adalah pada tahap implementasi karena sumber daya terkait yang tidak menunjang (daya saing lemah) atau tidak adanya strategy fit antara strategi dan kemampulaksanaan dari perusahaan. Langkah yang paling efektif dan memungkinkan bagi Unit Bisnis Pelumas Pertamina adalah melakukan transformasi dan migrasi perusahaan dari unit bisnis menjadi perusahaan tersendiri sehingga sumber kelemahan daya saing bisa dihilangkan.
Lubricant business regulation in Indonesia have changed totally from monopoly to global competition after the release President Decree No 21 Year 2001 regarding Lubricant Supply & Services since February 14, 2001. Globalization has made competition tighter. In order to increase the company’s advantage competitive and win the competition in such complex and dynamic business environment, company need to identify thoroughly strategic issues in evaluating all aspects in company’s strategy. The business activity for lubricant of PT. Pertamina (Persero) is conducted by a Business Unit named Pertamina Lubricant Business Unit which contribute significant profit for PT Pertamina (Persero). For the time being, Pertamina Lubricant Business Unit is still holding the biggest market share among lubricant industries in Indonesia , however is now also facing big challenge to maintain this market share. Based on data from 1997 until 2004, the market share and sales volume tends to decline year by year. The purpose of this research is to obtain ing view of Pertamina Lubricant Business Unit in facing the current lubricant industry competition in Indonesia. Methods of research are focused on company performance, position of company competition, and consistency strategy (strategy fit) in relation with company’s strength and weakness. These methods can be used to assess whether currently being used strategy which have precisely exploit strengths of company in winning opportunity and also protect weakness of compa ny from competitor’s threat. In consequence, company needs to identify currently faced strategic issues in order to determine important issues which become agenda company strategic actions. Result analysis show s strategic issues become that decrease Pertamina Lubricant Business Unit’s competitiveness is influenced by current internal company’s condition. Research also indicate that Vision, Mission, Target, and Strategy of company are already fine. The problem is the phase of implementation as related/releva nt resources can not support or lack of strategy fit company’s strategy and implementation ability. The most effective as possible step for Pertamina Lubricant Business Unit is to conduct company transformation and migration from a business unit to become separate independent company so that weakness in competitiveness can be eliminated.
Kata Kunci : Strategi Bisnis,Bisnis Pelumas, strategy, competitive advantage , strategic issue's