Laporkan Masalah

Analisis kinerja PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. pasca krisis ekonomi

ABRIJENDO, R. Agus Sartono, Dr.,MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Setelah terjadinya krisis ekonomi pada tahun 1997 banyak lembaga perbankan di Indonesia yang mengalami kesulitan, dikarenakan kinerja keuangan yang kurang sehat dan berakibat banyak ditutupnya bank-bank. Bank Danamon sebagai lembaga perbankan yang cukup besar tidak terlepas dari dampak buruk krisis tersebut. Penelitian ini diselenggarakan untuk meneliti apakah terdapat kecenderungan ketidaksehatan dari kinerja keuangan Bank Danamon pada periode setelah masa krisis ekonomi, sehingga dapat diperoleh suatu informasi akan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh manajemen pada saat itu untuk dipergunakan dalam rangka meningkatkan kinerja Bank Danamon di masa mendatang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah time series analysis, common size analysis, ROE Model analysis dan ROA Model analysis. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh suatu gambaran bahwa Bank Danamon merupakan bank yang memiliki profitabilitas tinggi, namun disertai risiko default yang tinggi pula. Hal ini terjadi karena kebijakan yang dianut selama ini yakni menekankan penggunaan hutang (debt) yang sangat besar dibandingkan dengan modal sendiri dalam hal ini jumlah obligasi pemerintah yang dominan. Kebijakan tersebut dalam jangka pendek mampu untuk menghasilkan return yang tinggi, namun dalam jangka panjang sangat rentan terhadap perubahan eksternal, mengingat tingginya debt tidak disertai dengan perbaikan pada struktur permodalannya. Pada sisi lain kualitas aktiva produktif yang dimiliki perlu untuk segera ditingkatkan, sehingga pada masa mendatang Bank Danamon hanya mengelola aktiva-aktiva yang benar-benar mampu untuk memberikan return yang tinggi dengan risiko yang memadai.

Many banking institution in Indonesia, having difficulties after economic crisis 1997, because of poor quality financial performance. Therefore there were so many banking institution was liquidated. Bank Danamon as one of big financial institution was also incurred the impact from the crisis. This research is carried out to check whether there are tendency the finance performance of Bank Danamon at period after the economic crisis, in order to obtain the information which could make a policy that information will be taken by management at that moment to be utilized in order to improving performance of Bank Danamon in the future. The tools of analysis used in this research are time series analysis, common size analysis, ROE Model analysis and ROA Model analysis. Pursuant to analysis have been conducted, it is obtaining the picture that Bank Danamon represent high profitability but accompanied the high risk default also. This matter is happened because of policy embraced during the time emphasize the use of big debt despite of equity. Those policy in short term period could have a highly return, but in the long run it was so reluctant to external changes, considering the increasing in debt was not accompanied by good equity structure. On the other hand the productive asset quality need to improved immediately, so in the future, Bank Danamon only manage the real asset which able to give the high return with the adequate risk

Kata Kunci : Kinerja Perbankan,Krisis Moneter


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.