Laporkan Masalah

Pengaruh quality of work life terhadap produktivitas kerja karyawan terpersepsi PT (Persepsi) Angkasa Pura II Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta

HASANUDDIN, Mohamad, Edi Prasetyo Nugroho, Drs.,MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Guna mewujudkan tujuan perusahaan secara optimal diperlukan adanya kualitas kehidupan kerja (Quality of Work Life) yang baik dengan memberikan penghargaan terhadap manusia dan lingkungan kerjanya serta karyawan mendapat kesempatan untuk tumbuh dan berkembang sebagaimana layaknya manusia. Dalam beberapa tahun ini PT (Persero) Angkasa Pura II telah melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan iklim kerja yang lebih baik berupa pembinaan karier, sistem imbalan dan kesejahteraan. Penelitian ini membahas bagaimana Quality of Work Life mempengaruhi produktivitas kerja Karyawan di PT (Persero) Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh faktor partisipasi karyawan dalam pemecahan masalah, pengembangan karyawan, pemberian sistem imbalan dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan serta untuk mengetahui faktor Quality of work life yang paling dominan mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Pengambilan sampel sebanyak 250 orang dilakukan dengan metode purposive sampling bagi karyawan yang yang sudah bekerja minimal 5 tahun dengan pertimbangan bahwa para karyawan diasumsikan telah mengenal iklim kerja organisasi sedangkan untuk menganalisis masalah ini digunakan model Regresi Linear berganda yang pengolahan datanya dilakukan oleh komputer dengan menggunakan program SPSS v.10. Hasil pengukuran statistik Fhitung sebesar 41,480 dan signifikansi 0,000. Hal ini memberi pengertian bahwa secara keseluruhan faktor Quality Of Work Life mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Sedangkan kontribusi seluruh faktor Quality Of Work Life ditunjukan oleh angka R Square (R2) sebesar 0,423 yang mempunyai arti bahwa kontribusi terhadap peningkatan variasi produktivitas kerja sebesar 42,3 % sedangkan sisanya sebesar 57,7 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam model penelitian ini. Hasil pengukuran t-hitung dari masing-masing variabel secara parsial adalah sebagai berikut : Partisipasi dalam pemecahan masalah 2,552, pengembangan karyawan 4,031, sistem imbalan 5,001 dan lingkungan kerja 2,683. Variabel sistem imbalan memiliki t-hitung terbesar, hal ini menunjukan bahwa variabel sistem imbalan mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap produktivitas kerja karyawan.

In order to realize the company’s purpose optimally, a good quality of work life is needed by giving appreciation to human being and their work’s environment and also by giving to the employee the opportunity to grow and expand as a human being. In a few years, PT (Persero) Angkasa Pura II has carried out many activities in order to improve working condition become better by career building, prosperity and remuneration system. This survey discusses how “Quality of Work Life” influence personnel work productivity at Main Branch Office PT (Persero) Angkasa Pura II, Soekarno-Hatta International Airport. The purpose of this survey is to know how significant the influence of personnel participate factor in problem solving, developing of personnel, compensation system and work environment toward personnel work productivity and in order to know the most dominant of quality of work life factor influences personnel work productivity. The methode of purposive sampling to 250 personnel is done for the personnel which is already work for minimal 5 years by considering that personnel has knew working condition of organization, whereas double Linear Regresi Model is used to analize this problem and the processing data is done by using computer with SPSS v.10 program. The result of statistic measuring F count amounts to 41,480 and significance 0,000. It means that as a whole the factor of Quality of Work Life is pointed by R Square number (R2) amounts to 0,423 which means that contribution toward increase of work productivity variation amounts to 2,3 %, while the rest amounts to 57,7 % is influenced by other variable. The result of statistic measuring t-count from each variable partially is as follows: Participation in problem solving 2.552, personnel development 4.031, remuneration system 5.001 and work environment 2.683. Remuneration System Variable has the biggest t-count. It means that Remuneration system Variable has the most dominant influence toward personnel work productivity.

Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Produktivitas Kerja,Quality of Work Life, Remuneration system variable Quality of Work Life has the most dominant influence toward personnel work productivity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.