Perkembangan restrukturisasi APP terhadap abnormal return saham Indah Kiat Pulp Paper dan Tjiwi Kimia
TARIUS, Muljono, R. Agus Sartono, Dr.,MBA
2005 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah pengumuman perkembangan restrukturisasi APP memberikan abnormal return yang siknifikan bagi pemegang saham APP Indonesia (Indah Kiat dan Tjiwi Kimia), serta menentukan jenis informasi apa yang menyebabkan positif abnormal return dan negatif abnormal return. Penelitian diawali dengan mengumpulkan data harga saham penutupan untuk Indah Kiat (lampiran 1), Tjiwi Kimia (lampiran 2) serta Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG (lampiran 3) pada periode peristiwa yaitu lima (5) hari sebelum dan lima (5) hari setelah tanggal peristiwa, sehingga total hari amatannya ada sebelas (11) hari. Setelah semua data harga saham terkumpul, langkah berikutnya adalah menghitung return individu untuk saham Indah Kiat, Tjiwi Kimia serta IHSG (lampiran 4, 5 dan 6). Return saham Indah Kiat dan Tjiwi Kimia kemudian dibandingkan dengan return IHSG untuk dicari selisihnya guna menentukan abnormal return yang terjadi untuk saham Indah Kiat (lampiran 7) dan Tjiwi Kimia (lampiran 8). Abnormal return yang terjadi untuk masing-masing saham kemudian dijumlah dan dibagi dengan dua (2) untuk menghitung besarnya rata-rata abnormal return (lampiran 10).Untuk menguji siknifikansi abnormal return, maka dihitung terlebih dahulu kesalahan standar estimasi selama periode peristiwa (lampiran 11). Abnormal return rata-rata kemudian dibagi dengan kesalahan standar estimasi untuk memperoleh abnormal return standarisasi yang tidak lain merupakan thitung (lampiran 12). Abnormal return rata-rata yang terjadi kemudian dilakukan pengujian statistik t-test dengan dua sisi untuk mengetahui siknifikansinya, dimana akan dibandingkan nilai thitung untuk masing-masing peristiwa dengan ttabel, bilamana Thitung > Ttabel atau (-) Thitung < (-) Ttabel maka terjadi abnormal return yang siknifikan, sehingga Ho ditolak namun bila ternyata (-) Ttabel < Thitung < Ttabel maka abnormal return yang terjadi adalah tidak siknifikan sehingga Ho diterima. Adapun Ttabel dalam penelitian ini ditentukan sebesar 6,314 yang diperoleh dari pengujian dua sisi, dengan tingkat kepercayaan 10%, dan derajat kebebasan 1 yang berasal dari (2-1). Pengumuman perkembangan restrukturisasi yang diumumkan oleh APP pada dasarnya mengandung informasi dan berdasarkan uji statistik t-test maka dari tiga puluh empat (34) pengumuman yang diteliti, terdapat tiga puluh dua (32) pengumuman yang memberikan siknifikan abnormal return dan dua (2) pengumuman tidak memberikan abnormal return yang siknifikan. Adapun untuk jenis informasi yang menyebabkan negatif dan positif abnormal return bisa dilihat di tabel 5.1 dan tabel 5.2 didalam penelitian ini.
This research is aimed to explore whether the announcement of APP’s restructuring progress gives a significant abnormal return to the shareholders of APP Indonesia (Indah Kiat and Tjiwi Kimia), as well as to determine the types of information that cause positive abnormal return and negative abnormal return. This research is started from data collection of Indah Kiat’s stock price (attachment 1), Tjiwi Kimia (attachment 2) and Index Harga Saham Gabungan or IHSG (attachment 3) on event period of five days before and five days after the date of event, therefore the total research days are eleven days. After completing the data collection, the next step is to calculate individual return of the Indah Kiat’s stock, Tjiwi Kimia and IHSG (attachment 4, 5, 6). Indah Kiat and Tjiwi Kimia’s stock return are subsequently compared with the IHSG’s return to find the differences for determining the abnormal return of Indah Kiat’s stock (attachment 7) and Tjiwi Kimia’s stock (attachment 8). The abnormal return of each stocks are added and divided by two (2) to calculate the average of the abnormal return (attachment 10). To check the significance of the abnormal return, it needs to calculate first the standard deviation during the event period (attachment 11). The average abnormal return is later divided by standard deviation to find the standardized abnormal return that is called t (attachment 12). Next step is to find out the significance using a two tail statistical t-test of the average abnormal return by comparing the result of t count of each event with t table. If T > T table or (-) T < (-) T table, significant abnormal return is happened so that Ho is rejected. However, if (-) T table < T < T table, insignificant abnormal return is happened and Ho is accepted. T table of this research is 6,314 coming from the two tail test with confidence level 10% and degree of freedom 1 which is from (2-1). The event of the restructuring progress announced by APP is basically information content and based on statistical test, t test, 32 events out of 34 samples of event give significant abnormal return while 2 events give insignificant abnormal return. The types of information which cause negative and positive abnormal return are shown on table 5.1 and 5.2 of this research.
Kata Kunci : Abnormal Return Saham,Restrukturisasi APP, abnormal return