Laporkan Masalah

Strategi bersaing sebagai alternatif untuk mempertahankan market share :: Studi kasus pada perusahaan pelayaran, Maersk Sealand Indonesia

IRISHTIANA, Arlia, Nopirin, Prof.,Dr.,MA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Studi ini berujuan untuk mengidentifikasi strategi yang diambil oleh Maersk Sealand dalam usahanya mempertahankan market share dengan cost leadership dan juga implementasinya dengan cara menganalisa variabel internal dan eksternal. Strategi cost leadership ini dirasa perlu sebagai dampak dari semakin tajamnya persaingan (competitive environment) di dunia pelayaran Indonesia. Pengumpulan data untuk analisa dilakukan dengan cara melakukan interview dengan jajaran manajemen dan staff, pengambilan data- data dari website Maersk Sealand, dan dari employee handbook yang diterbitkan tahunan. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif. Hasil dari analisa diketahui bahwa pada implementasi strategi cost leadership ini timbul ketidaksesuain (inconsistency) dengan tujuan asal. Dari segi karyawan, akibat dari perampingan struktur perusahaan yang tidak memperhitungkan beban kerja dan sistem top down yang sangat mendominasi, ditemukan jumlah angka pengunduran diri yang meningkat dibandigkan sebelumnya. Sehingga dari segi rekrutmen muncul biaya- biaya tambahan untuk oproses rekrutmen kembali. Pada karyawan baru, proses learning period yang mereka alami, sering membuat pelanggan kesal karena mersa tidak mendapatkan servis yang maksimal. Dari sisi operasional banyak hal yang tujuannya untuk cost leadership, seperti pemindahan terminal, karena tidak dilakukan analisa yang mendalam terlebih dahulu, malah membuat Maersk Sealand harus mengeluarkan biaya pengerukan yang jumlahnya tidak sedikit dan bersifat terus menerus. Dari hasil analisa di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa jajaran manajemen Maersk Sealand harus lebih mematangkan strategi ini dengan sosialisasi yang lebih baik pada karyawan dan lebih memperhatikan detail operasional. Hal ini agar strategi tersebut dapat dijalankan sesempurna mungkin tanpa justru menambah biaya, beban karyawan dan resiko kehilangan pelanggan

This paper is planned to examine and identify Maersk Sealand’s strategy to maintain its market share through cost leadership. This paper also discussing about strategy implementation by analyzing internal and external variabel. As per company consideration, they might need to implement the strategy due to strong competition / very competitive environment in the shipping industry in Indonesia. Research datas are being collected through some interviews with management and staff, data from Maersk’s website and annual employee handbook. Using qualitative method, it is found that there are inconsistencies of strategy implemetation compare to the original plan. Big effects are comes from the employees. As a result of extreme organizational restructuring and top down system that fully dominating, around 2 months after implementation, number of resignation increased significantly. This condition have encouraged human resources department to do employee recruitment to fill vacant positions. From this part, Maersk have to spend additional fund for recruitment processes. In the other side, learning period of new employees have made customer upset since quality of service from the new employees in their learning period relatively lower than experienced staff. It have made customer feel that they was not served well. In operatioanal side, there are so many steps to achieve cost leadership which finally consuming more money. For example terminal move to Serbaguna. Since there are no deeper researchs about terminal movement, Maersk have to pay continous dredging cost to make water level deeper for feeder operational Based on research above, it can be summarized that Maersk’ management have to spend more time to make good finalization of strategy, solve problem, good sosialization to their employees, and give the attention to the operational detail. It is very important to do in order to make succesful stratey implementation without consuming additional cost and risk of losing the customers.

Kata Kunci : Strategi Beersaing,Market Share, cost leadership, competitive, inconsistency.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.